Presiden Direktur PT Marga Trans Nusantara (MTN) Truly Nawangsasi mengatakan bahwa pembangunan ruas tol Kunciran-Serpong terbagi dalam dua paket pengerjaan. Rata-rata progresnya dari ruas sepanjang 11,19 km ini sudah mencapai 58%.
"Sekarang kami sudah dalam tahap konstruksi sekitar 58%, ini dibagi dua paket," kata Truly di Jakarta, Jumat (20/7/2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu ada biaya investasi, sebagian ada investasi di tanah, karena struktur tanah kami itu sebelum ada UU Nomor 28 tentang Dana Talangan, kami masuk dalam biaya investasi untuk tanah, yaitu BLU BPJT dan APBN sekitar Rp 900 miliar. Sisanya didanai lebih dahulu oleh BUJT," jelas dia.
Saksikan juga video 'Menhub: On Time Performace Bandara Soeta di Atas 77%':
Untuk saat ini, proses pembebasan lahan sendiri telah mencapai 96,69%. Truly mengatakan bahwa target pembebasan lahan ini mundur dari rencana awal yang diperkirakan selesai pada Mei-Juni lalu.
Mundurnya target awal tersebut dikarenakan adanya masalah teknis. Namun, saat ini dia menargetkan bahwa pembebasan lahan bisa selesai 100% pada September 2018.
"Tanah saya sampaikan 96,69%, persentase yang kecil ini di situ kami ada beberapa pekerjaan struktur. Jadi kenapa tadi dibilang mundur, jadi mundurnya karena pembebasan lahan. Jadi kita harapkan pembebasan lahan bisa diselesaikan bulan mei-Juni. Tapi karena ada masalah tanah kami harapkan bisa selesai di September," ujarnya.












































