Follow detikFinance
Kamis, 26 Jul 2018 14:50 WIB

Menteri PUPR Sebut Mudik 2018 Lebih Baik, Ini Alasannya

Robi Setiawan - detikFinance
Foto: Kementerian PUPR Foto: Kementerian PUPR
Jakarta - Tradisi mudik yang berlangsung tahun ini, disebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berjalan baik. Hal itu tak lepas dari banyaknya pilihan jalur mudik ke kampung halaman.

Basuki menyebutkan beberapa jalur alternatif seperti Pantai Utara (1.341 km), lintas tengah (1.197km), dan Pantai Selatan Jawa (1.405 km).

"Jalan nasional, seperti yang kami janjikan 90% dalam kondisi mantap. Jalan Tol dari Jakarta-Surabaya sepanjang 760 km juga dimanfaatkan, di mana sepanjang 525 km operasional , dan fungsional 235 km. Di Pulau Sumatera, ruas tol sepanjang 252 km juga telah dimanfaatkan, di mana sepanjang 117 km operasional, dan 135 km fungsional," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Kamis (26/7/2018).

Hal itu disampaikan Menteri Basuki dalam Rapat Kerja Evaluasi Mudik Lebaran 2018 dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR Jakarta, Selasa (24/7). Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis, dan dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Korps Lalulintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Royke Lumowa, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi.


Nampak hadir sejumlah Dirut BUMN Karya yaitu Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Aryani, Direktur Utama PT Waskita Toll Road Sadali, dan Direktur Jalan Tol PT Hutama Karya Bambang Pramusinto.

Di samping kesiapan jalan, Basuki juga memaparkan telah menurunkan tim tanggap bencana siaga sapta taruna yang tersebar pada 588 posko. Dia mengatakan tim tanggap bencana telah bekerja dengan baik dalam mendukung kelancaran lalu lintas pada titik-titik rawan macet.

"Alhamdulillah tidak terjadi peristiwa bencana yang menimbulkan gangguan pada kondisi jalan dan lalu lintas," ujar Menteri Basuki.

Dia menambahkan, Kementerian PUPR dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga telah memberikan fasilitas dukungan lainnya pada mudik Lebaran 2018 lalu di sejumlah ruas rawan kemacetan berupa 26 mobil toilet unit, 30 mobil tinja, 4 toilet kabin, 120 mobile reader kartu tol dan 50 fasilitas top up kartu tol di sejumlah rest area. Untuk rest area dan parking bay sudah difungsikan sejak H-7 Lebaran 2018.

"Sesuai rekomendasi dari Bapak Kapolri dan Menteri Perhubungan telah ditambah 5 rest area sementara sehingga keseluruhannya yang dimanfaatkan pada arus mudik ada 11 rest area pada jalur fungsional Pejagan-Pemalang-Batang untuk melayani arus balik," lanjutnya.


Untuk mengurangi kepadatan pada saat puncak arus mudik, BUJT turut memberikan dukungan berupa diskon tarif tol dengan besaran antara 10% hingga 28% dengan tujuan agar arus mudik lebih terdistribusi sehingga tidak menumpuk di satu waktu.

Turut mendampingi Menteri Basuki, dalam rapat tersebut yaitu Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ, Direktur Preservasi Atyanto Busono, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah Hedy Rahadian dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed