Follow detikFinance
Kamis, 09 Agu 2018 15:37 WIB

Ini Dia Rute Baru Proyek Tol Bandung-Tasikmalaya

Mochamad Solehudin - detikFinance
Foto: Syahdan Alamsyah Foto: Syahdan Alamsyah
Bandung - Pemerintah telah menyiapkan rute baru proyek tol menyambungkan Bandung-Tasikmalaya. Sebelumnya Bandung-Tasikmalaya akan tersambung melalui Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas), tapi akan diubah menjadi Gedebage-Majalaya-Garut-Kota Tasikmalaya-Kabupaten Tasikmalaya-Banjaran.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa menjelaskan, pada tahun 2016 pihaknya telah menyelesaikan feasibility study (FS) rencana pembangunan Cigatas. Setelah itu melakukan koordinasi dengan sejumlah daerah di wilayah selatan Jawa Barat.

"Kami sempat koordinasi dengan sembilan kepala daerah di bagian selatan, mulai Kabupaten Bandung, Garut, Tasik sampai Pangandaran. Hasilnya semua sepakat ini penting untuk segera dibangun," kata Karniwa di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (9/8/2018).


Setelah itu, Pemprov Jawa Barat bertemu Kementerian PUPR dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) untuk menindaklanjuti rencana pembangunan tol Cigatas. Mereka, kemudian melakukan review terhadap hasil FS sebelumnya.

"Dari FS itu ternyata tidak pas kalau (rutenya) Cileunyi-Garut-Tasik. Karena nanti di Cileunyi bisa terjadi kemacetan," terang pria yang biasa disapa Iwa itu.

Alhasil diputuskan ada perubahan rute menjadi Gedebage Majalaya-Garut-Kabupaten Tasikmalaya-Kota Tasikmalaya-Ciamis Banjar dengan opsi panjang trase yang disiapkan.

"Nah itu ada alternatif (panjang trase) mulai dari 107 Km - 126 Km," kata Iwa.


Saat ini sedang disiapkan dokumen investasi lelang proyek pembangunan tersebut. Iwa berharap lelang investasi itu bisa selesai di tahun ini, sehingga pembangunan tol tersebut bisa berjalan seperti yang direncanakan.

"Mudah-mudahan lelang investasi bisa selesai tahun ini. Sehingga proses pembebasan lahan, detail engineering design (ded) dan study detail lainnya bisa diselesaikan," katanya.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, diperkirakan butuh anggaran sebesar Rp 5 triliun-Rp 8 triliun.

"Untuk anggarannya Rp5 triliun-Rp8 triliun, tapi sekarang yang penting semangatnya," ujarnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed