Follow detikFinance
Jumat, 10 Agu 2018 16:52 WIB

Waktu Tempuh KRL Bogor-Jakarta Bertambah 10 Menit

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Perjalanan kereta rel listrik (KRL) atau commuter line rute Bogor-Jakarta bertambah 5-10 menit. Sebagai contoh, waktu perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dari yang semula 1 jam 55 menit menjadi 2 jam atau 2 jam 5 menit.

Hal ini dikarenakan dilakukannya penyelesaian pembangunan proyek Double-double Track (DDT) paket A Stasiun Manggarai-Jatinegara fase I tahun 2018.

Demikian dikutip dari keterangan tertulis Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Penyelesaian tersebut akan dilakukan SO2 (Switch Over II) pada hari sabtu tanggal 11 Agustus 2018 pukul 00.00 WIB dengan mematikan sementara jalur 6 dan 7 pada Stasiun Manggarai dan untuk sementara pelayanan KRL Bogor Line dan KA Komuter Bandara Soetta pindah ke jalur 8, 9 dan 10.

SO2 ini dalam rangka lanjutan penyelesaian bangunan Stasiun modern Manggarai fase I dan selanjutnya diharapkan pada akhir tahun 2020 seluruh pembangunan DDT Paket A akan selesai.

Terkait dengan kondisi tersebut, pemerintah meminta maaf kepada masyarakat pengguna jasa KRL atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan serta memohon pengertian untuk dapat memaklumi kondisi tersebut, hingga penyelesaian Pembangunan Stasiun Manggarai selesai.


Untuk itu, Pemerintah bersama operator KRL, PT KCI menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menyesuaikan waktu perjalanan ketika menggunakan KRL, terutama pada lintas Bogor menuju Jakarta.

Selain itu, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan operator KRL, PT KCI serta DAOP I PT KAI (Persero) guna mengantisipasi pelaksanaan kegiatan pemindahan jalur (switch over) akan menambah jumlah SDM perkeretaapian terutama pada titik-titik perpindahan penumpang (passenger crossing) serta pada pengaturan perjalanan KA.

Ke depan jalur rel di Stasiun Manggarai akan dibangun dua tingkat untuk memisahkan jalur kereta api, yaitu antara kereta api jarak jauh, kereta api commuter jabodetabek dan kereta api komuter bandara. Stasiun Manggarai juga akan dibangun tiga lantai.


Pada lantai satu akan terdiri dari jalur KA lintas Bekasi 4 jalur, KA Komuter Bandara 4 jalur dengan panjang peron untuk 12 stamformasi kereta. Sedangkan, di lantai 2 akan terdiri dari layanan penumpang dengan luas lantai kurang lebih 9.108 m2 dan kapasitas untuk kurang lebih 17.800 orang dilengkapi lift dan eskalator serta lantai 3 akan terdiri dari jalur KA utama (mainline) 6 jalur dan Bogor line 4 jalur dan panjang peron untuk 12 stamformasi kereta.

Stasiun ini akan menjadi perhentian terakhir untuk perjalanan kereta api jarak jauh. Pemerintah berharap ke depan, dengan selesainya pembangunan Stasiun Manggarai animo masyarakat untuk tetap memilih kereta api ketika melakukan perjalanan akan terus meningkat karena kapasitas stasiun yang menjadi lebih besar serta fasilitas stasiun yang lebih baik. (ara/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed