Warga Depok Dijanjikan Ganti Rugi Tanah Rp 5 Juta/M2 untuk Tol Cijago

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 04 Sep 2018 14:11 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) warga Depok, Jawa Barat, masih menunggu uang ganti rugi lahan untuk pembangun Tol Cinere-Jagowari (Cijago) Seksi III menghubungkan Kukusan ke Cinere. Padahal, mereka dijanjikan dapat ganti rugi lahan Juni 2018 lalu.

Warga Kelurahan Tanah Baru, Depok, Sihol Sitanggang mengaku menjadi salah satu orang yang belum mendapat uang ganti rugi lahan. Dia menerangkan, pada 30 Mei 2018 lalu panitia pembebasan lahan yang diketuai dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah mengumpulkan warga dan memberikan penawaran ganti rugi lahan.

Ganti rugi itu, kata dia, seharusnya dibayarkan 2 minggu sejak pengurusan dokumen atau jatuh di bulan Juni.


"Ketuanya menyampaikan bahwa pokoknya ini ada amplop tolong dibaca kalau angkanya sesuai langsung tanda tangan berita acara, lengkapi dokumen kurang lebih 2 minggu atau 14 kerja, kita realisasi," kata dia kepada detikFinance, Selasa (4/9/2018).

Lanjutnya, ganti rugi yang ditawarkan ialah sekitar Rp 5 juta per m2 untuk tanah. Angka itu, kata dia, merupakan hitungan dari pihak indepen yang ditunjuk oleh panitia.

Untuk harga bangunannya, dirinya tak menerangkan secara rinci. Sebab, itu dihitung berdasarkan kualitas bangunan yang beda antara satu dengan yang lain.



"Yang sudah di-appraisal (tanah) pihak independen Rp 5 juta," ujarnya.

Dia mengatakan, kebanyakan warga menerima penawaran tersebut. Apalagi, sosialisasi pembebasan lahan ini sudah dilakukan sejak tahun 2007.

"Warga OK setuju. (Untuk bangunan) mungkin kondisi riil rumah mereka masing-masing kan berbeda, kan yang jadi basic tanah," tutupnya.


Saksikan juga video 'Proyek Tol Cijago Sudah Sampai Kampus UI':

[Gambas:Video 20detik]

Warga Depok Dijanjikan Ganti Rugi Tanah Rp 5 Juta/M2 untuk Tol Cijago
(zlf/zlf)