Follow detikFinance
Kamis, 13 Sep 2018 17:44 WIB

Jalur Kereta Pangandaran dan Kawah Putih bakal Hidupkan Rel 'Mati'

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Scott Barbour/Getty Images Foto: Scott Barbour/Getty Images
Jakarta - Kawasan wisata Pangandaran, Kawah Putih, hingga Jatinangor bakal bisa diakses dengan kereta. Jalur-jalur lama akan diaktivasi kembali untuk menghubungkan titik-titik tersebut.

Humas PT KAI (Persero) Agus Komarudin menyampaikan, jalur yang akan diaktifkan kembali alias reaktivasi adalah jalur-jalur yang sudah tidak beroperasi sejak 1970an.

"Itu kan jalur jalur yang sudah mati tapi jalurnya masih ada, cuma memang sudah ditempati sama warga, ada beberapa bangunan, jembatannya juga masih tersisa," katanya kepada detikFinance, Jakarta, Kamis (13/9/2018).


Misalnya adalah jalur dari Stasiun Cibatu-Stasiun Garut-Stasiun Cikajang yang memiliki panjang lintasan 47,5 km, dia merupakan jalur lama yang sudah tidak beroperasi.

"Stasiun Cibatu-Stasiun Garut-Stasiun Cikajang total panjang lintasan 47,5 km. Tidak beroperasi Cibatu-Garut 19,3 km tahun 1983, Garut-Cikajang 28,2 km tahun 1982," sebutnya.

Selanjutnya adalah jalur dari Stasiun Bandung-Ciwidey sepanjang 37,8 km. Jalur ini berhenti beroperasi sejak tahun 1975.



Kemudian ada jalur Stasiun Banjar-Pangandaran-Cijulang dengan panjang lintasan 82 km. Jalur ini sudah tidak beroperasi mulai tahun 1982.

Terakhir adalah jalur dari Stasiun Rancaekek-Jatinangor-Tanjungsari dengan lintasan 11,5 km, yang resmi tidak operasi mulai tahun 1978.

Mengingat, jalur-jalur ini sudah lama tidak beroperasi, kata Agus sudah banyak bangunan liar non permanen yang berdiri di sekitarnya. Oleh karenanya, akan dilakukan sosialisasi sebelum diaktifkan kembali.

"Kan penertiban dulu, kan sosialisasi, dan sebagainya," tambahnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed