Follow detikFinance
Jumat, 14 Sep 2018 19:49 WIB

Ini Beda Porsi Anggaran Trans Papua Era Jokowi dengan Sebelumnya

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Dok Ditjen Bina Marga Foto: Dok Ditjen Bina Marga
Jakarta - Pembangunan jalan Trans Papua menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan infrastruktur luar Jawa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Hingga akhir 2019 nanti, total panjang jaringan jalan Trans Papua 4.330 km ditargetkan sudah tersambung semuanya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan Trans Papua dilakukan secara besar-besaran di pemerintahan saat ini. Hal tersebut dibuktikan lewat alokasi anggaran infrastruktur yang cukup besar untuk pembangunan di Papua.


"Kita memberikan anggarannya itu jauh lebih besar. Di pemerintahannya beliau (Jokowi) ini, di Papua itu (anggaranya) sekitar Rp 6 triliun sebelum dipisah balainya dengan Papua Barat. Sebelumnya bisa kita lihat datanya pasti lebih kecil," kata Basuki saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Basuki juga mengatakan semakin besarnya anggaran pembangunan infrastruktur yang dialokasikan ke Kementerian PUPR, maka semakin besar juga anggaran yang dialokasikan untuk Papua.


"Di PU dulu di 2014 juga sempat Rp 60 triliun, Rp 70 triliun anggarannya. Kemudian naik jadi Rp 100 triliun 2015. Lalu dipertahankan terus. Nah itu memberikan prioritas (anggaran) ke Papua," tambahnya.

Adapun selama 2015-2019, pemerintah menargetkan menyelesaikan 1.066 km jalan Trans Papua sehingga menjadi fungsional/dapat dilalui seluruhnya. Seluruh jalan Trans Papua akan diselesaikan hingga akhir tahun 2019, melalui pembangunan jalan baru sepanjang 865 km di Provinsi Papua dan 151 km di Provinsi Papua Barat.


Namun demikian, hingga akhir tahun 2019 masih akan terdapat 1.678 km jalan yang belum beraspal di Provinsi Papua dan 379,39 km di Provinsi Papua Barat. (eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed