Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 01 Okt 2018 12:35 WIB

Jembatan Lengkung Pertama di RI Itu Kini Tumbang Dihantam Tsunami

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Pradita Utama
Jakarta - Jembatan Kuning di Palu, Sulawesi Tengah hancur berantakan diterjang gempa dan tsunami. Jembatan yang menjadi ikon Palu itu kini tinggal kenangan.

Jembatan ini sebenarnya memiliki nilai tersendiri bagi Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah. Sebab, jembatan ini merupakan jembatan lengkung pertama di Indonesia.

Berdasarkan catatan detikFinance, Jembatan Kuning juga disebut Jembatan Ponulele. Ponulele sendiri diambil dari nama Gubernur Aminuddin Ponulele yang pernah memimpin Sulawesi Tengah.

Jembatan Kuning diresmikan pada tahun 2006. Jembatan tersebut merupakan jembatan lengkung pertama yang ada di Indonesia, dan merupakan jembatan lengkung ketiga yang ada di dunia setelah jembatan lengkung yang ada di Jepang dan Perancis.


Lebih lanjut, jembatan sepanjang 300 meter ini berada di atas Teluk Talise dan menghubungkan wilayah Palu Barat dan Palu Utara. Jembatan ini dilengkapi dengan dua lengkungan berjarak sekitar 125 meter dan lebar jalan sekitar 10 meter.

Jembatan Kuning menjadi jalur yang menghubungkan Kota Palu menuju Donggala lantaran jalur ini merupakan jalur lingkar luar (outer ring road) Kota Palu. Jembatan ini merupakan tempat favorit warga Palu dan daerah lain untuk menghabiskan waktu di sore hari sambil menikmati matahari terbenam.


Selain itu, Jembatan Kuning memiliki makna lain bagi masyarakat Palu, karena posisi jembatan ini merepresentasikan keadaan kota Palu yang merupakan kota dengan topografi unik di mana pegunungan, lembah, dan laut membentuk kota ini.

Ketika berada di jembatan ini dan menghadap ke utara, maka akan tampak pemandangan pegunungan yang menjulang. Ketika menghadap ke arah barat terlihat Teluk Palu terhampar luas. Sedangkan, saat melihat ke arah selatan akan terlihat lembah yang banyak dijadikan tempat pemukiman warga.




Tonton juga 'Korban Gempa Dirujuk ke Makassar, Sebagian Alami Patah Tulang':

[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com