Follow detikFinance
Rabu, 03 Okt 2018 15:05 WIB

Perbaikan Runway Bandara Palu Telan Biaya Rp 60 M

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Runway Bandara Palu yang retak akibat gempa. (Dok TNI AU). Foto: Runway Bandara Palu yang retak akibat gempa. (Dok TNI AU).
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah memprediksi biaya perbaikan runaway atau landasan pacu Bandara Mutiara sis Al Jufri Palu. Biayanya mencapai Rp 60 miliar.

"Biaya di sisi 33 yang rusak itu kira-kira Rp 60 miliar," kata dia di Kementerian Perhubungan, Rabu (3/10/2018).

Perbaikan landasan pacu sepanjang 300 meter ini ditargetkan selesai dalam durasi satu bulan. Dia juga menyanggupi adanya permintaan Presiden Joko Widodo yang menginginkan perbaikan bisa dilakukan lebih cepat.

Budi Karya menjelaskan ada sisi lain di landasan pacu Bandara Mutiara sis Al Jufri yang saat ini tengah diperbaiki. Panjangnya sekitar 250 meter.



Saat ini landasan yang tadinya dibuat untuk perpanjangan lintasan, pengerjaannya tengah dikebut untuk kebutuhan bandara dalam mengakomodasi pesawat-pesawat yang akan singgah di Palu.

"Ada sisi lain yang bisa digunakan, sebelumnya isi 15 konstruksi berlangsung jadi tidak ada biaya tertentu. ini akan selesai dalam dua minggu," kata dia.

Sebagai informasi, gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9). Selain mengalami gempa, beberapa kawasan seperti Palu mengalami tsunami. Beberapa fasilitas transportasi rusak di antaranya adalah bandara. Selain mengalami keretakan di landasan pacu, bagian dalam terminal bandara juga hancur dan retak parah.

Tadinya perbaikan landasan pacu bisa selesai dua minggu namun karena kondisi keretakan yang parah, Kementerian Perhubungan baru bisa memperbaiki landasan pacu selama satu bulan.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed