Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 10 Okt 2018 17:02 WIB

Kena Imbas Tol Desari, Warga Tagih Janji Jalan Akses

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikcom Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikcom
Jakarta - Tol Depok-Antasari (Desari) seksi I Antasari-Brigif sudah rampung. Seksi I tol Desari sudah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 27 September 2018 lalu.

Di tengah keberhasilan pembangunan tol masih menyisakan masalah di lapangan. Salah seorang warga bernama Abdulrachman melalui surat pembaca mengaku rumahnya kehilangan akses jalan karena pembangunan tol tersebut

detikFinance mengecek kebenaran informasi ini. Rumah Abdulrachman berada di Jalan Mandala, RT 4 RW 2, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

Untuk mengakses rumah tersebut, sebetulnya tidak butuh lama, hanya butuh waktu sekitar 5 menit dari gang yang sederet Gedung HighScope. Namun, mendekati rumah Abdulrachman perlu jalan kaki kurang dari 100 meter karena jalannya sempit sekitar 0,5 meter atau sulit dilalui kendaraan roda dua. Jalan akses ini sudah beraspal.

Akses jalan kena imbas tol Depok AntasariAkses jalan kena imbas tol Depok Antasari Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikcom

Sampai di rumah Abdulrachman, maka akan tampak rumah bercat warna hijau tepat di samping Gerbang Tol Cilandak Utama. Rumah yang tampak sederhana itu dikontrakan untuk satu keluarga.

Yang menjadi masalah Abdulrachman bukan jalan kecil yang dilewati di awal. Jalan akses yang hilang ialah yang berada di tepat depan rumah Abulrachman, di mana jalan itu bisa terkoneksi ke jalan besar yakni Jalan Bango.

Akses jalan kena imbas tol Depok AntasariJalan akses kena imbas tol Depok Antasari Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikcom

Abdulrachman mengatakan, jalan di depan rumahnya mulanya memiliki lebar sekitar 1,7 meter dan beraspal. Kini, jalan tersebut tak layak dan sulit dilalui baik pejalan kaki dan kendaraan motor. Jalan sepanjang kurang dari 100 meter itu kini lebarnya tak kurang dari 0,5 meter dan berlapiskan tanah. Tekstur jalannya pun tidak rata alias berombak.

Pagar pembatas tol di samping jalan tersebut tak rata tingginya. Ada yang lebih dari 1 meter, ada yang kurang dari 1 meter. Tembok tersebut juga tampak ada yang miring.

"Jalan aspal mulanya, itu arah ke sana (arah Jalan Bango) masuk mobil, kalau yang di sini masuk motor doang," kata dia saat berbincang dengan detikFinance di kediamannya, Rabu (10/10/2018).

Akses jalan kena imbas tol Depok AntasariJalan akses kena imbas tol Depok Antasari Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikcom

Selain itu, jalan kecil ini juga tak memiliki saluran air. Dia khawatir air tak mengalir saat hujan tiba.

Abdulrachman menjelaskan mulanya dia memiliki lahan sekitar 300 meter2 di wilayah ini. Karena pembangunan tol, lahannya tersisa sekitar 100 meter.

Akses jalan kena imbas tol Depok AntasariJalan akses kena imbas tol Depok Antasari Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikcom

Di akhir tahun 2017, dia mengatakan, pemilik proyek PT Citra Whassputowa menjanjijan jalan akses di depan rumahnya tetap utuh kendati tol dibangun.

Seiring berjalannya waktu jalan akses itu tak diurus hingga tersisa seperti saat ini. Menurut pengakuannya, pemilik proyek menjanjikan jalan akses pada Maret 2018 lalu.

Lantaran tak ada perkembangan, dia menemui kepala proyek PT Citra Whaspputowa pada bulan April. Dia bilang, kepala proyek menyatakan ada salah pengukuran sehingga Abdulrachman tak mendapat akses jalan.

"Ada kesalahan pengukuran. Memang bapak nggak dapat jalan," keluhnya.




Tonton juga 'Asyik, Lewat Tol Desari Seksi I Gratis Selama Seminggu!':

[Gambas:Video 20detik]

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed