Follow detikFinance
Minggu, 14 Okt 2018 16:04 WIB

Bakal Ada 13 Ruas Jalan Tol Baru yang Operasi Hingga Akhir 2018

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Tol Balikpapan-Samarinda telah mencapai progres 65,2%. Foto: Istimewa/Jasa Marga Tol Balikpapan-Samarinda telah mencapai progres 65,2%. Foto: Istimewa/Jasa Marga
Jakarta - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengoperasikan 13 jalur tol baru hingga akhir tahun 2018.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, pembangunan jalan tol yang masif dilakukan bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah untuk menurunkan biaya logistik

"Melalui skema KPBU, pemerintah bertujuan mengatasi ketimpangan pendanaan (financial gap) infrastruktur, terutama jalan tol demi ketepatan waktu penyelesaiannya, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat," jelas dia dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Minggu (14/10/2018).

Sebagai informasi, alam tiga tahun terakhir yaitu 2015-2017, panjang ruas-ruas tol baru di Indonesia bertambah 332 km. Sementara dari bulan Januari hingga September 2018, panjang jalan tol yang telah beroperasi adalah 136,1 km.


Selanjutnya dari Oktober hingga Desember 2018 ditargetkan akan siap untuk dioperasikan sebanyak 13 ruas jalan tol baru dengan total panjang 473,9 km.

"Targetnya akan ada 13 ruas jalan tol baru per Oktober-Desember 2018," kata dia.

Secara lebih terinci, berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, pada bulan Oktober 2018 ini direncanakan terdapat empat ruas tol baru sepanjang 42,7 km yang siap dioperasikan.

Ruas-ruas tersebut yaitu Tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 sepanjang 37,3 km dan ruas Tol Pemalang-Batang segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang sepanjang 5,4 km.

Ruas Tol Solo-Ngawi segmen SS Sragen-Ngawi sepanjang 50,9 km dan ruas Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,4 km.


Pada bulan November 2018 ditargetkan 2 ruas tol baru siap untuk dioperasikan, yakni ruas Tol Pemalang-Batang seksi I dan II (SS Pemalang-Batang) sepanjang 33,8 km dan ruas Tol Semarang-Solo seksi 4 dan 5 Salatiga-Kartasura sepanjang 32,5 km.

Pada tutup tahun Desember 2018, sebanyak 7 ruas tol dengan total panjang 292,8 km siap untuk dioperasikan. Ketujuh ruas tol tersebut merupakan bagian dari ruas Tol Trans Jawa dan Sumatera, yakni ruas Tol Batang-Semarang seksi 1-5 sepanjang 75 km, ruas Tol Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono yang dibiayai APBN sepanjang 39,1 km.

Sementara itu ras Tol Kertosono-Mojokerto seksi 4 sepanjang 0,9 km, Relokasi ruas Tol Porong-Gempol atau Porong-Kejapanan sepanjang 6,3 km, ruas Tol Gempol-Pasuruan seksi 3 Pasuruan-Grati sepanjang 12,2 km, ruas Tol Pasuruan-Probolinggo seksi 1-3 Grati-Probolinggo Timur sepanjang 32,4 km, dan ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Paket 1-4 sepanjang 126,9 km. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed