Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 15 Okt 2018 17:51 WIB

Pemerintah Mau Bangun Palu Baru, Ini Lokasi Alternatifnya

Ray Jordan - detikFinance
Foto: Ahmad Bill Wahid/detikcom Foto: Ahmad Bill Wahid/detikcom
Jakarta - Pemerintah sedang menyiapkan masterplan untuk relokasi warga hingga pusat pemerintahan yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Masterplan itu masih dibahas di berbagai kementerian.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kerusakan akibat gempa yang terjadi di wilayah Palu sulit untuk dibangun seperti semula. Oleh karenanya, pemerintah berencana membangun Kota Palu yang baru.

"Kita mau bangun Palu baru, jadi kita harus bangun masterplan baru, yang mengadopsi patahan-patahan yang ada dan historikal gempa yang pernah terjadi di Palu," kata Basuki di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/10/2018).

Ada tiga lokasi yang dinilai cocok sebagai tujuan renovasi. Ketiganya adalah Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, lalu Kelurahan Tondo di Kecamatan Mantikulore, Palu, dan Kelurahan Pombewe di Kabupaten Sigi.

"Itu ada tiga lokasi, alternatif yang masih diselidiki kondisi geologi," kata Basuki.


Basuki menjelaskan, bahwa masterplan ini disiapkan oleh berbagai instansi pusat, mulai dari Bappenas, Kementerian ATR, Kementerian PUPR, hingga BMKG.

"Karena ini perencanaan kota di bawah Deputi Regional Bappenas, untuk membawahi ATR karena ada sertifikat tanah dan sebagainya, PU pengembangan wilayah, BMKG, dan Badan Geologi dan para pakar di pusat gempa. Mereka sudah bekerja di lapangan dan ini sudah kembali," katanya.

Rencana ini, kata Basuki, akan segera dilaporkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Setelahnya, rencana ini juga akan dibahas dengan pemerintah daerah (Pemda) Palu agar bisa ditindaklanjuti sesegera mungkin.

"Ini harus segera selesai, 2019 mulai kita bangun," ujarnya.

(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed