Follow detikFinance
Minggu, 21 Okt 2018 13:12 WIB

4 Tahun Jokowi JK

Bandara Kertajati: Dicanangkan SBY, Diresmikan Jokowi

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Istimewa/PT BIJB Kertajati Foto: Istimewa/PT BIJB Kertajati
Jakarta - Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 24 Mei 2018. Ada cerita menarik dibalik resmi beroperasinya bandara tersebut.

Jokowi mengatakan proyek bandara tersebut telah dicanangkan oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Gubernur Jabar Ahmad. SBY, kata Jokowi telah mencanangkan proyek tersebut lebih dari satu dekade lalu.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Susilo Bambang Yudhoyono, Pak Ahmad Heryawan dan jajarannya, yang sudah mencanangkan sejak lebih dari satu dekade lalu," tulis Jokowi di akun Instagram-nya, Kamis, 24 Mei 2018.


Jokowi mengatakan, SBY maupun Aher memiliki peran penting dalam terbangunnya bandara kebanggaan di Bumi Parahyangan ini.

"Beliau, keduanya, menjadi bagian tidak terpisahkan dari terwujudnya bandara kebanggaan warga Jawa Barat ini," ujar Jokowi.

Namun politikus Partai Demokrat mencoba meluruskan maksud Jokowi, yakni Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean.



"Saya pikir mencanangkan satu dekade (sebagaimana yang dikatakan Jokowi) itu kurang tepat," kata Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean kepada detikcom, Jumat, 25 Mei 2018.

Ferdinand mengakui proyek Bandara Kertajati itu dimulai pada 2003. Namun pada 2003 itu, baru proses persiapan awal. Jadi belum bisa dibilang bahwa proyek telah dimulai. Selanjutnya, ada proses pencarian lokasi, dilanjutkan dengan studi kelayakan.

Kata Ferdinand, proyek ini secara resmi masuk program pemerintah pada 2011 setelah surat-surat persetujuan dari pemerintah pusat keluar, terutama izin prinsip dan dasar hukumnya. Pada 2011-2014, tahapan memasuki pembuatan detailed engineering design (DED). Pembiayaan direncanakan.

"Baru kemudian pada 2014 diresmikan oleh Presiden SBY untuk dimulai pelaksanaannya. Ini sudah sesuai dokumen MP3EI dan tidak ada yang mangkrak atau terhambat," kata Ferdinand.

Bandara Kertajati diresmikan sejak Mei 2018 lalu. Bandara senilai Rp 2,6 triliun ini memiliki area bangunan terminal seluas 121.000 meter persegi dan panjang landasan 2.500 meter. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed