Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 27 Nov 2018 18:20 WIB

Tol Jakarta-Cikampek Sering Macet, BPTJ: Beton Proyek Disimpan di Tengah Tol

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Ilustrasi Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah Foto: Rengga Sancaya Ilustrasi Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, Bambang Prihartono merapat ke kantor Kementerian Perhubungan untuk menyerahkan laporan dari hasil skema jadwal pengerjaan proyek yang sudah dilakukan bergantian di Jalan Tol Jakarta Cikampek (Japek).

Bambang yang siang ini mengenakan pakaian putih dan celana biru tua yaitu seragam pakaian dinas Kementerian Perhubungan, diagendakan rapat bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada pukul 15.00 WIB. Namun, Bambang baru bisa ditemui wartawan di Gedung Karsa Kementerian Perhubungan pada pukul 17.00 WIB.

Dalam hasil laporannya sore ini Bambang menjelaskan, ada beberapa penyebab dari kemacetan yang terjadi di Tol Japek, salah satunya adalah keberadaan beton proyek yang disimpan di tengah tol sehingga menyebabkan penyempitan jalan.

"Tadi baru ketahuan juga penyebabnya adalah masalah balok grider (beton proyek) yang disimpan di tengah. Itu proyek elevated (tol layang), setelah Cikarut (Cikarang Utama), kira-kira kilometer 17 sampai 20. Oleh karena itu sudah ketemu masalahnya apa," kata dia, Selasa (27/11/2018).


Ia menjelaskan, strategi Kementerian Perhubungan untuk memberikan jadwal gantian pengerjaan proyek sudah diaplikasikan sejak Kamis hingga Senin kemarin. Dalam durasi empat hari, skema pembangunan yang dilakukan secara giliran baru terasa dampaknya.

"Senin sudah membaik, tapi tadi mulai macet lagi. Setelah kami review ternyata ada kecelakaan. Jadi memang kita sadari bahwa kondisi lalu lintas yang begitu padat, jangan sampai ada kecelakaan. Karena bisa berdampak panjang," kata dia.

Sementara itu sebagai informasi, setelah sebelumnya Kementerian Perhubungan memberikan keputusan untuk menghentikan seluruh pengerjaan proyek di Tol Japek Kilometer 11-17. Kebijakan tersebut mendapat kritikan dari berbagai pihak termasuk para kontraktor.


Dari berbagai masukan yang diterima, akhirnya rincian dari strategi pengerjaan proyek diubah menjadi dikerjakan secara bergiliran. Maksudnya yaitu pengerjaan proyek di Japek sekarang dilarang untuk dikerjakan oleh kontraktor di satu titik dalam waktu yang bersamaan.

Ada tiga proyek yang kerap kali membuat kemacetan di Tol Japek, kemacetan di Tol Japek ditengarai karena adanya proyek yang menumpuk di sana. Yaitu proyek LRT Jabodebek, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan Tol Japek Elevated.


Tonton juga 'Proyek Tol Becakayu Kembali Dilanjutkan':

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed