Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 06 Des 2018 14:06 WIB

Laporan dari Tokyo

Perlukah Gerbong Khusus Wanita di Kereta MRT Jakarta?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin Foto: Puti Aini Yasmin
Tokyo - Gerbong khusus wanita menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan layanan perkeretaapian kepada penumpang. Di Jepang, gerbong kereta khusus wanita diberlakukan sejak 2001, namun penerapannya berbeda dengan di Indonesia karena tidak dilakukan sepanjang hari.

Kereta MRT Jakarta sendiri tengah mempertimbangkan, perlu atau tidaknya disediakan gerbong khusus wanita dari enam kereta (cars) dalam satu rangkaian kereta MRT. Saat ini tengah dilakukan survei ke masyarakat untuk mengetahui perlu atau tidaknya gerbong khusus wanita di kereta MRT Jakarta.

"Kita ingin buat survei atau angket sehingga bisa tahu versi masyarakat apa yang diinginkan oleh masyarakat perilaku dalam kereta," kata Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah saat ditemui di Tokyo, Jepang pekan lalu.

Penyediaan area khusus wanita sendiri diterapkan secara berbeda oleh beberapa penyedia jasa transportasi publik di berbagai negara. Di Jepang sendiri penyediaan gerbong khusus wanita tidak diberlakukan sepanjang hari, melainkan hanya di jam-jam tertentu.

Operator di Jepang ada yang menyediakan khusus pada jam-jam sibuk seperti jam 6 hingga 9 pagi dan malam hari, dan ada pula yang menyediakan khusus pada pagi hari. Pemberlakuan gerbong khusus wanita juga hanya diterapkan pada hari Senin-Jumat atau weekdays.

Selain itu, gerbong khusus wanita dapat ditempati untuk penumpang-penumpang kategori yang sedang sakit, lanjut usia, atau penyandang cacat (difabel).

Untuk ikut mengisi survei perlukah kereta khusus wanita di kereta MRT Jakarta, bisa mengisinya melalui link berikut:

https://tinyurl.com/y93pdpvh




(eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed