Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Des 2018 15:23 WIB

Apa Kabar Rencana Sinar Mas Ikut Bangun MRT ke Tangsel?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
MRTJakarta/Foto: Agung Pambudhy MRTJakarta/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Perpanjangan jalur moda raya terpadu (MRT) hingga ke wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) membuka peluang masuknya swasta sebagai investor. Salah satu investor yang pernah menyatakan minat adalah PT Sinar Mas Land.

Managing Director PT Sinar Mas Land Dhonie Rahajoe mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu diskusi antara dua pemerintah daerah yang wilayahnya dilalui oleh jalur moda tersebut dan otoritas terkait. Sampai saat ini kata dia belum ada kepastian rute yang dilewati untuk perpanjangan ke Tangerang Selatan.

"Kalau wilayahnya kan ada beberapa titik alternatif ya. Kalau hanya wilayahnya di satu titik, cukup salah satu Pemda. Tapi kalau dua atau lebih ini bisa harus sampai ke Gubernur," katanya saat ditemui di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018).


Saat ini PT MRT Jakarta tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). BPTJ telah menugaskan PT MRT Jakarta untuk melakukan pra feasibility study atau studi kelayakan untuk rute perpanjangan tersebut.

Meski masih menunggu tindak lanjut dari rencana tersebut, Dhonie mengaku ingin proses tersebut bisa dieksekusi secepatnya.

"Kalau dari kita, kalau bisa lebih cepat lebih baik. Tapi kan ini domainnya bukan di kita," ujar dia.

Sinar Mas sendiri kata dia menyambut baik rencana perpanjangan jalur MRT hingga ke Tangerang Selatan. Hal ini sesuai dengan visi Sinar Mas untuk mewujudkan lingkungan yang terintegrasi dengan sistem transportasi yang efisien guna memudahkan mobilitas penghuni residensialnya.

"Sekarang yang sesuai kemampuan kita itu, kita sediain yang namanya bus-bus yang nyaman dan gratis. Kemudian halte, kemudian pedestrian, kemudian integrasi antara dengan intermoda stasiun itu kita integrasikan. Jadi mobilitas warga juga nggak perlu mobil sendiri walaupun masih terbatas tapi arahnya sudah," ungkapnya.


Adapun saat ini PT MRT Jakarta tengah merampungkan pra studi kelayakan untuk mengetahui kelayakan jalur tersebut. Potensi jalur masih bisa berubah sampai nanti pra studi kelayakan dirampungkan pada akhir 2018 mendatang.

Setelah itu, penanggung jawab proyek kerja sama bisa diumumkan. Berbeda dengan fase I dan II, pendanaan proyek ini rencananya akan menggandeng swasta menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).



Tonton juga 'MRT HI-Lebak Bulus Diberi Nama Ratangga':

[Gambas:Video 20detik]

Apa Kabar Rencana Sinar Mas Ikut Bangun MRT ke Tangsel?

(eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com