Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 26 Des 2018 11:20 WIB

Kaleidoskop 2018

Ketika Pemerintah Pusat Turun Tangan Bersihkan Kali Item

Saifan Zaking - detikFinance
1 Salah Satu Penyebab Bau
Halaman 2 dari 4
Foto: Eva Safitri/detikcom Foto: Eva Safitri/detikcom

Pengusaha tahu tempe mengaku ada pengrajin yang membuang limbah di Kali Item. Namun, limbah itu hanya air sisa produksi sehingga dibuang ke sungai.

Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) Aip Syariffuddin mengatakan, limbah itu bukan kulit kedelai. Lantaran, kulit kedelai digunakan untuk pakan ternak.

Menurut Aip, limbah dibuang ke sungai karena wujudnya memang air.

"Karena memang air ke sungai. Padahal air itu dibuang ke sungai, air itu masih bercampur zat-zat kedelai dan lain-lain, sehingga bisa diendapkan akhirnya jadi biofuel biogas," kata dia kepada detikFinance, di Jakarta, Minggu (29/7/2018).

Aip mengatakan, jumlah pengrajin di wilayah Kali Item sekitar 200 perajin. Dia mengatakan, Kali Item airnya menjadi kotor dan bau karena banyaknya penduduk dan menghasilkan limbah rumah tangga.

"Itu kotoran rumah tangga, makin hari makin banyak. Jadi jangan main cari kambing hitam dengan gampang," tutup dia.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com