Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 05 Jan 2019 09:03 WIB

Flyover Kemayoran Renggang, Aman Dilewati Nggak Ya?

Danang Sugianto - detikFinance
1 Penyebab Flyover Kemayoran Renggang
Halaman 2 dari 4
Foto: Agung Pambudhy

Direktur Jembatan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Iwan Zarkasi menerangkan kerenggangan aspal yang terjadi di flyover Kemayoran terjadi lantaran sambungan siar muai (expansion joint) mengalami kerusakan.

Expansion joint sendiri adalah ruang muai yang tersedia dari sambungan beton di jembatan maupun jalan layang.

"Mungkin umurnya sudah lama, kemudian ada hentakan terus menerus. Kalau expansion joint tidak halus, kalau terbentur kan makin parah," terangnya kepada detikFinance.

Dengan kondisi seperti itu, flyover Kemayoran memang membutuhkan perbaikan, khususnya untuk expansion joint-nya. Lagi pulan kata Iwan, jembatan dengan expansion joint memang perlu perawatan rutin.

"Itu jembatan sudah lama. Seingat saya sudah dari 1990an, sudah 20 tahun lebih. Kalau belum pernah diganti memang perlu perbaikan," tambahnya.

(das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com