Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 20 Jan 2019 20:08 WIB

Bandara Kulon Progo Ditarget Operasi April, Ini Kata AP I

Ristu Hanafi - detikFinance
Foto: Ristu Hanafi/detikcom Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut target operasional Bandara Kulon Progo pada April 2019 merupakan alternatif kedua. Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I, Faik Fahmi memberikan penjelasan atas pernyataan Budi Karya.

"Kontrak pelaksanaan pekerjaan Bandara Kulon Progo dengan PT PP Persero selesai bulan Juli 2020, tapi penyelesaian 100% di Desember 2019," kata Faik kepada wartawan di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Minggu (20/1/2019).

"Harapan masyarakat terhadap Bandara Kulon Progo cukup besar, kita upayakan lakukan secepat mungkin. Menurut perhitungan kita penyelesaian runway selesai 100% April, dan minimum operasi di bulan April," sambungnya.

Namun, hasil pengerjaan Bandara Kulon Progo apakah sesuai target tersebut dipengaruhi berbagai faktor.




"Tapi faktor penentunya kan banyak, artinya secara teknis April bisa tapi ada faktor cuaca dan sebagainya, jadi kita masih tetap cukup optimis di April, penyelesaian seluruhnya Desember 2019," jelasnya.

"April target 50%, rencana kita upayakan tetap April, tapi kan Pak Menhub karena ada unsur kehati-hatian, berkait masalah cuaca misalnya kalau hujan mempengaruhi proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan, hujan agak terganggu. Tapi secara teknis berjalan sesuai rencana," papar Faik.

Faik menjelaskan pada April 2019 pengerjaan runway Bandara Kulon Progo ditarget rampung sepanjang 3.250 meter.

"Dari segi panjang lebih panjang dari Bali, dari kekuatan lebih kuat dari Soekarno-Hatta. Artinya dengan pesawat terbesar terberat pun bisa mendarat," sebutnya.


Dilengkapi Kereta Bandara

Operasional Bandara Kulon Progo bakal terkoneksi dengan moda transportasi kereta api. Kementerian Perhubungan telah menyiapkan rencana pembangunan jalur rel kereta api menuju Bandara Kulon Progo.

"Skenario paling ideal lewat Stasiun Kedungdang belok kiri, berjarak 3-5 kilometer ke bandara. Nanti akan ada rel menuju bandara," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Selama proses pengerjaan jalur rel kereta api bandara, untuk sementara Kemenhub akan memanfaatkan Stasiun Wojo yang berada di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

"Selama penyiapan akan manfaatkan Stasiun Wojo, nanti pakai shuttle bus dari stasiun menuju bandara," jelasnya.

Sementara Faik Fahmi menambahkan, kereta api Bandara Kulon Progo ditarget beroperasi pada tahun 2020.

"Kedundang rencananya nanti rel masuk ke bandara, ada stasiunnya, kereta berhenti di bandara. Kemungkinan jalurnya elevated seperti di Soekarno-Hatta, tapi ini keretanya KAI," ungkapnya.
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed