Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 21 Jan 2019 12:56 WIB

380.000 Km Jalan Kabupaten Bisa Pakai Aspal Campur Karet

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Pool Foto: Pool
Jakarta - Pemerintah mendorong jalan-jalan di daerah untuk ikut mencampur aspal dengan bahan karet. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan konsumsi karet.

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono, mengatakan bahwa potensi jalan yang bisa menggunakan aspal karet sangat besar. Sigit menyebut, potensinya mencapai 380 ribu kilometer jalan yang bisa menggunakan aspal karet di seluruh daerah Indonesia.

"Yang di pusat kan sudah jalan, temen-temen PU kan sudah mulai manfaatkan karet untuk aspal. Kita perluas lagi untuk pemerintah daerah," ungkap Sigit usai hadiri Rakor karet di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (21/1/2019).


Sigit menyebut potensi jalan di daerah jumlahnya ada empat kali lipat dari jalan pusat. Ratusan ribu kilometer jalan bisa menggunakan aspal karet.

"Jalan kan ada jalan nasional, provinsi, dan kabupaten. Nah banyaknya itu jalan kabupaten sampai empat kali lipat dari jalan pusat, sekitar 380 ribu km, itu kira kira aja ya," ungkap Sigit.

Karet yang akan digunakan dalam campuran aspal menurut Sigit akan sebesar 7%. Dengan potensi karet yang bisa digunakan ada ratusan ribu ton.


"Penyerapan karetnya 7% dari seluruh aspal yang digunakan, aspalnya dulu berapa, tanya PU. Potensi yang bisa digunakan itu bisa ratusan ribu ton karet," kata Sigit.

Sebelumnya, penggunaan aspal karet untuk jalan di daerah sudah pernah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Mereka menggunakan aspal berbahan karet dalam pembangunan jalan yang diterapkan pada jalan untuk pedesaan sepanjang 450 meter. Sekitar 8,49 ton karet milik petani di Musi Banyuasin telah diserap untuk campuran aspal. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed