Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 08 Feb 2019 19:04 WIB

Pembangkit Listrik hingga Jalan Tol Rp 84 T Dibangun Tanpa APBN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Pembiayaan Investasi non-Anggaran Pemerintah (PINA) untuk infrastruktur alias tanpa APBN tahun 2019 ditargetkan sebesar US$ 6 miliar atau setara Rp 84 triliun (kurs Rp 14.000). Angka ini jauh lebih tinggi dibanding realisasi tahun lalu sebesar US$ 3,3 miliar.

CEO PINA dan Staf Khusus Menteri PPN, Eko Putro Adijayanto mengatakan, pembiayaan itu utamanya untuk beberapa jenis infrastruktur yaitu energi terbarukan (renewable energy), penyimpanan minyak (oil storage), satelit, jalan tol, dan industri.

"Jadi itu adalah target financial close tahun ini US$ 6 miliar," katanya di sela-sela diskusi Pembangunan Infrastruktur di Jakarta, Jumat (8/2/2019).


Eko mengaku lebih optimistis lantaran investor telah menyadari Indonesia terbuka untuk investor.

"Menurut kami investor sudah teredukasi mengenai ternyata Indonesia sudah membuka diri," ujarnya.

Sebutnya, proyek itu di antaranya untuk tol bagian selatan Jawa. Meski, dirinya enggan menyebut secara rinci. Kemudian, ada juga untuk pengembangan fasilitas produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

"(PTDI) DIRE, kita ingin dorong DIRE (Dana Investasi Real Estat), untuk memperluas ekspansi pabriknya. Sekarang permintaan cukup tinggi untuk N 219 tetapi mungkin kapasitasnya belum mencukupi. Kita dorong, pemerintah inisiatif mendorong peningkatan kapasitas pabriknya," paparnya.


Sementara, untuk satelit masih dalam proses tender di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Sekarang masih tender di Kominfo, jadi kita akan membantu salah satu pemenangnya kalau dia menang. Akhir bulan ini diumumkan, nanti kita ketemu lagi deh. US$ 400-500 juta," tutupnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed