Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Feb 2019 10:24 WIB

Bos-bos BUMN Karya dan Boediono Kumpul Bahas Infrastruktur

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Fadhly F Rachman Foto: Fadhly F Rachman
Jakarta - Sejumlah direksi dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya pagi ini berkumpul di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (19/2/2019). Mereka membahas peran BUMN terhadap infrastruktur ke depan.

Para direksi tersebut antara lain Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Bintang Perbowo, perwakilan direksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, perwakilan direksi PT PP (Persero) Tbk, serta perwakilan direksi dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Selain itu, hadir juga Perwakilan Kementerian BUMN, yakni Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha, Aloysius Kiik Ro, serta perwakilan Kementerian PUPR, yakni Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin.


Dalam kesempatan itu, Aloysius mengatakan bahwa BUMN memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. BUMN telah aktif melakukan pembangunan sejak empat tahun terakhir.

"Kita memang BUMN ini mempunyai satu peran utama, yang kelihatannya kontradiktif satu dengan yang lainnya. Tapi dengan pengalaman kami 4 tahun kelola BUMN, sejatinya saling melengkapi. Peran pertama sebagai center menambah komersil value dan kedua agen pembangunan," kata Aloysius dalam seminar Kebangkitan BUMN dalam Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan.

Pria yang akrab disapa Aloy itu mengatakan bahwa BUMN telah membangun infrastruktur untuk transportasi darat, laut, hingga udara. Di sektor darat seperti jalan tol, udara seperti bandara, serta laut seperti pelabuhan.

"Ini semua terjadi tentu saja dengan dukungan pemerintah, terobosan apa yang dilakukan. Sebagai agen pembangunan kita dukung itu," kata Aloy.

Sementara itu, Dirjen Bina Konstruksi Syarif Burhanuddin juga mengatakan bahwa BUMN memang memiliki peran penting dalam pembangunan. Dia mengatakan bahwa tantangan ke depannya ialah untuk bisa mendorong BUMN bisa melebarkan sayapnya hingga ke mancanegara.

"Kita terus ingin membangun BUMN ini ke depan. Harapan ke depan BUMN kita terus dikembangkan go internasional, bukan dalam negeri saja. Dan memang sudah ada beberapa seperti WIKA di Aljazair," katanya.


"Jadi ke depan tantangan BUMN kita ke depan bukan hanya mendorong dalam negeri saja, tapi juga berpartisipasi di luar negeri," tuturnya.

Selain itu, tamu menarik lainnya yang hadir dalam seminar tersebut ialah sana Wakil Presiden periode 2009-2014 Boediono. Wakil Presiden era Susilo Bambang Yudhohono (SBY) itu juga berbicara mengenai pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Saya kira intinya di sini kita harus punya blue print bersama untuk negara ini, jangan sepotong-sepotong. Infrastruktur akan maksimal dalam konteks sistemik, sistem dalam menjurus produktivitas dalam bangsa itu. Jadi kira harapkan sinergitas, rencana, dan pelaksanaan yang optimal," kata Boediono.


Saksikan juga video 'Jokowi: Infrastruktur Dibangun, Pertumbuhan Ekonomi Mengikuti':

[Gambas:Video 20detik]

(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed