Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 13 Mar 2019 18:19 WIB

Soal Banjir di Madiun, Menteri PUPR: Bukan karena Tol

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan banjir yang terjadi di Madiun, Jawa Timur bukan karena pembangunan jalan tol di sana.

""Begini, banjir bukan karena tol. Banjir karena Sungai Jeroan, anak sungai Madiun yang namanya gelonggong itu desanya desa gelonggong," kata Basuki usai uji coba MRT Jakarta di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Basuki mengatakan, banjir yang melanda tol Ngawi-Kertosono di wilayah Madiun disebabkan karena ada tanggul yang jebol. Sehingga air dari kali meluap ke area tol.

"Ada parapet yang jebol sehingga menggenangi ke tol," katanya.



Saat ini, pihak PT Jasa Marga Tolroad Operator (JMTO) juga telah memberi tanggul yang terbuat dari susunan karung berisi pasir. Tanggul tersebut membentang sepanjang 700 meter dengan ketinggian 60 cm.

"Ini kita sedang membuat tanggul dari karung pasir di lokasi ruas Tol Madiun yang terdampak banjir kemarin. Ini untuk antisipasi kalau ada banjir lagi," ujar Manager Area JMTO Sabilillah.

Tanggul tersebut membentang sepanjang 700 meter dengan ketinggian 60 cm dari permukaan tol. Pengerjaan tanggul di Tol Madiun KM 603, Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo melibatkan sekitar 20 tenaga kerja.

"Panjang tanggul sekitar 700 meter di KM 603 persisnya di satu kilometer menjelang keluar gerbang Tol Madiun. Untuk ketinggian sekitar 60 cm," imbuhnya.

(fdl/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed