Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Mar 2019 17:04 WIB

PUPR Guyur Rp 19 M ke Banten Atasi BAB Sembarangan

Bahtiar Rivai - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Pradita Utama Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta - Kementerian PUPR menggelontorkan Rp 19,2 miliar di Banten agar warganya terbebas dari buang air besar (BAB) sembarangan. Anggaran itu, diberikan dalam bentuk pembangunan Sanimas atau sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) di 47 lokasi.

Selain untuk sanitasi, program kerakyatan lain juga dikucurkan Kementerian PUPR untuk Banten senilai Rp 288,7 miliar. Itu mulai dari padat irigasi di 305 desa Rp 68,6 m, jembatan gantung Rp 14 m, Pamsimas atau penyediaan air minus dan sanitasi Rp 20,3 di 83 desa, Pisew di 11 kecamatan Rp 6,6 m, dan BSPS di 4.000 unit rumah Rp 77 m.

Basuki mengatakan, sanitasi dan penyediaan air bersih penting khususnya untuk anak-anak di desa. Jika air tak bersih dan sanitasi buruk, anak bisa kuntet atau stunting.

"Kalau tidak ada air bersih, sanitasi yang bersih nanti anak stunting atau kuntet," kata Basuki di Serang, Banten, Jumat (15/3/2019).



Ia juga menjelaskan, hanya ada 3 negara di dunia yang masih BAB sembarangan. Yaitu Indonesia, Nigeria, dan India. Bahkan, ada budaya BAB sembarangan yang dimasukkan ke plastik dan dibuang sembarangan. Perilaku ini, katanya merugikan bagi kesehatan termasuk ke sumber air tanah.

Makanya, lewat program sanitasi berbasis masyarakat, warga diharapkan bebas dari BAB di sembarang tempat.

"Kalau BAB di halaman ngotorin air tanah, kalau sudah dikotori tidak bisa dibersihkan. Ini efeknya panjang," ujarnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed