Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 08 Apr 2019 22:37 WIB

Isu Bangun Infrastruktur Pakai Utang bakal Muncul di Debat Capres

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: dok. Astrindo Foto: dok. Astrindo
Jakarta - Isu pembangunan infrastruktur oleh BUMN yang menggunakan utang diprediksi akan muncul dalam debat kelima pada 13 April 2019. Influencer tim kampanye nasional (TKN) Mukhamad Misbakhun mengatakan ada strategi yang akan dimanfaatkan capres petahana dalam menjawab isu tersebut.

"Tidak mungkin negara hadir ke pasar secara langsung. Negara hadir melalui agen pembangunan, itu adalah BUMN," kata Misbakhun di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (8/4/2019).

Di era kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK). Peran BUMN dalam menggarap proyek infrastruktur memang sangat dominan. Hanya saja yang akan dipertanyakan mengenai modal BUMN dalam investasi tersebut berasal dari pembiayaan.


Menurut Misbakhun, total utang BUMN sekitar Rp 5.000 triliun. Namun jika modal ditambah utang hasilnya aset BUMN, sekarang nilainya sekitar Rp 8.000 triliun.

Itu artinya, kata Misbakhun, setiap pembiayaan yang diambil oleh BUMN sangat produktif.

"Kalau lihat rumus akuntansi utang plus modal itu total aset kita. Jangan beranggapan kalau punya utang itu titik lemah kuta, kalau utang itu produktif menjadi modal untuk mengerjakan yang lebih besar," jelas Misbakhun.

Selain itu, kata Misbakhun, pembangunan infrastruktur di Indonesia juga sudah dimanfaatkan oleh swasta melalui skema seperti KPBU.

"Ada utang yang dicetak untuk kebutuhan produktif, sehingga tidak mempengaruhi, orang bisa mengutang, aset bertambah kemampuan bayarnya mencukupi, ini yang perli diketahui," terang Misbakhun. (hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed