Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Apr 2019 14:05 WIB

Hitungan TKN soal Infrastruktur Bisa Dongkrak Ekonomi RI

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyebutkan bahwa infrastruktur merupakan salah satu dasar pengembangan industri. Anggota TKN Rama Pratama menyebutkan pembangunan infrastruktur memberikan imbas positif ke dunia industri dapat menjadi resep manjur untuk keluar dari middle income trap.

"Perlu pengembangan infrastruktur memang, kalau ditanya resep manjur ya itu tadi jawabannya. Jadi infrastruktur ini sebagai dasar kuat untuk genjot industrialisasi. Kalau dulu resource base plus ekspor kita jadi resource base plus connectivity," ungkap Rama dalam diskusi ILUNI UI, di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2019).

Rama menegaskan bahwa untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, pemerintah harus membuat kawasan industri baru dan hal tersebut membutuhkan infrastruktur. Dia menilai pemerintahan Jokowi fokus menggenjot kawasan industri baru.

"Lalu apa lagi langkahnya, bikin zona industri baru, inilah kenapa infrastruktur digenjot. Kita dikonsentrasi untuk menggenjot zona industri baru," jelas Rama.


Rama juga menyinggung soal janji kampanye Jokowi pada tahun 2014 yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi akan naik menjadi 7%. Menurutnya, Jokowi butuh satu periode lagi untuk merealisasikan hal tersebut.

"Persoalannya ini bukan menjanjikan pertumbuhan 7% tapi memang harus 10 tahun kerjanya. Maka mesti dipilih lagi biar sampe 10 tahun," kata Rama.

Selain itu Rama bercerita bahwa sebetulnya pembangunan infrastruktur di Indonesia terlambat. Dia menilai justru Jokowi yang menyelesaikan pembangunan itu.

"Tren kita kan bukan 2010, 2014 aja kan tapi memang problem-nya itu dari tahun-tahun sebelumnya, nah yang salah bukan sekarang tapi dari dulunya yang nggak dikerja-kerjain, nah pak Jokowi mengerjakan itu semua," kata Rama.


Tonton juga video Sandi: Pemerintah Terjebak Dalam Pertumbuhan Ekonomi 5%:

[Gambas:Video 20detik]

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com