Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Apr 2019 14:32 WIB

Kata Menteri PUPR soal Warga Lepas Buaya Protes Jalan Rusak

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/Foto: Lamhot Aritonang Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Seorang warga di Gorontalo diketahui melepas buaya di jalan rusak sebagai aksi protes kepada pemerintah. Langkah melepas anak buaya peliharaannya sebagai salah satu upaya meminta perhatian pemerintah untuk memperbaiki jalan yang telah lama rusak.

Hal ini direspons oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Menurutnya jalan tersebut menjadi kewenangan pemerintah daerah karena yang menjadi kewajiban dari pemerintah pusat sudah baik kondisinya.

"Saya kira kalau Gorontalo, saya sudah keliling di sana. Sudah lihat itu jalan kabupaten atau provinsi," katanya saat ditemui di TPS 001, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).


Namun dia tak menutup kemungkinan pemerintah pusat untuk turun tangan. Hal ini sama seperti kejadian jalan rusak di Banyuasin.

"Itu (Banyuasin) tidak diperbaiki, akhirnya APBN turun. Padahal itu jalan kabupaten. Kalau nasional di Gorontalo itu Sulawesi lintas barat lalu GOR (Gorontalo Outer Ring road). Itu saya kita nggak ada kubangan," ungkapnya.

"Tapi nanti kalau sudah meneng-meneng (diam-diam) ya saya turun seperti yang di Banyuasin," katanya.


Seperti diketahui, seorang warga bernama Romy Pakaya di Gorontalo melepas anak buaya berukuran satu meter pada akhir pekan lalu. Hal ini menjadi viral di media sosial dan mengundang banyak respons dari netizen.

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha sendiri mengaku kecewa dengan bentuk protes itu. Pasalnya buaya termasuk satwa yang dilindungi.


Kata Menteri PUPR soal Warga Lepas Buaya Protes Jalan Rusak
(eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com