Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 22 Apr 2019 21:30 WIB

Pemkab di Sumsel Minta Kontraktor Tol Trans Sumatera Perbaiki Jalan

Raja Adil Siregar - detikFinance
Foto: Dok. Humas Pemkab Ogan Komering Ilir Foto: Dok. Humas Pemkab Ogan Komering Ilir
Palembang - Pemkab Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, kembali menagih janji PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai kontraktor ruas Tol Trans Sumatera untuk memperbaiki jalan rusak. Hal ini karena jalan di daerah tersebut rusak akibat kendaraan berat.

"Hari ini kami berkumpul untuk mencari solusi agar tol selesai tepat waktu, juga rakyat nggak mengeluhkan karena jalan rusak. Apalagi progresnya telah sampai 80 persen," kata Wakil Bupati OKI, Djafar Shoddiq dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Senin (22/4/2019).

Shoddiq khawatir, jika nantinya jalan tol selesai jalan yang rusak akibat dari lalu lalang kendaraan berat tidak diperbaiki. Bahkan mereka khawatir Waskita Karya lupa akan janjinya memulihkan kembali jalan yang rusak.


"Jangan nanti tol selesai kita ditinggal begitu saja dan jalan nggak diperbaiki. Warga sudah banyak mengeluh minta jalan diperbaiki," kata Shoddiq khawatir.

Selama pengerjaan Tol Trans Sumatera, Shoddiq mengakui banyak mendapatkan laporan terkait kerusakan jalan. Bahkan dari laporan itu diketahui jika jalan rusak akibat aktivitas mobil dan angkutan alat berat proyek tol.

Adapun jalan rusak tersebut berada di jalan alternatif Kijang-SP Padang yang menjadi kebanggaan masyarakat OKI, kini kondisinya hancur lebur. Selain itu, ada pula kerusakan jalan Kijang-Awal sampai ke Pulau Padang.

Jalan rusak terjadi mulai dari Kelurahan Sukadana hingga ke Desa Arisan Buntal. Termasuk juga ruas Jalan Sepucuk yang semula sudah di cor beton ikut hancur.


Menanggapi keluhan itu, perwakilan Waskita Karya, Andriyansyah mengaku sudah komitmen untuk memperbakinya. Bahkan mereka menyadari jalan rusak akibat aktivitas mereka.

"Kami berusaha secepatnya jalan yang rusak ini diperbaiki. Tetapi dikarenakan ada perubahan manajemen dan masih dilaksanakan proses pembangunan jadi perbaikan dilakukan bertahap dan kami akan perbaiki," katanya.

Untuk diketahui, beberapa ruas jalan di Ogan Komering Ilir memang kini rusak akibat lalu lalang kendaraan berat dari proyek tol Trans Sumatera, Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal Betung). Tak hanya itu saja, jalanan pun terendam banjir karena aliran air banyak tertutup.

Pada tahun 2018 saja, tercatat beberapa kali ruas Jalan Sepucuk rusak dan kerap terandam banjir saat hujan deras. Hal ini karena aliran air tertutup meskipun baru saja dibangun oleh pemda setempat. (ras/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed