Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 14 Mei 2019 13:03 WIB

Ridwan Kamil akan Desain Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Trio Hamdani/detikFinance Foto: Trio Hamdani/detikFinance
Bandung Barat - Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung kini sudah memasuki progress 17,38%. Pembangunan ditargetkan selesai dan bisa beroperasi dua tahun kemudian.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku optimis target pembangunan kereta cepat bisa terealisasi sesuai rencana.

Dia menyebut diharapkan akhir 2020 seluruh proses pembangunan bisa selesai dan 2021 bisa dioperasikan dengan lancar.

"Kami Pemprov Jabar sudah seringkali rapat, terakhir kita bahas melewati Purwakarta, melewati tambang-tambang, kemudian kita putuskan koneksi Tegalluar ke kota pakai LRT," kata pria yang akrab disapa Emil ini di Tunnel Walini, Bandung Barat, Selasa (14/5/2019).

Dia menjelaskan nantinya kereta akan terus menyambung ke wilayah Kebon Kawung dan akan disediakan stasiun transit yang persis di samping Masjid Raya Aljabar itu akan jadi pusat wisata.

"Tinggal dirapatkan bentuk stasiunnya seperti apa. Pak Gubernur nanti akan mendesain sendiri. Ini terlalu istimewa, ini dukungan teknis dan administrasi, ini terlalu banyak dimensi," jelas dia.



Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung sendiri telah mencapai progress 17,38%. Pembangunannya sedang digelar secara masif dan merata di berbagai titik guna mencapai target progress pada akhir tahun sebesar 59,78%.

Milestone ini akan semakin menumbuhkan keyakinan dalam diri masyarakat Indonesia bahwa memiliki kereta cepat di Indonesia bukan lagi menjadi impian yang tidak bisa diwujudkan.

Sebagai tunnel pertama yang berhasil ditembus, Tunnel Walini memiliki lebar diameter dalam mencapai 12,6 meter dan lebar diameter luar mencapai 14,3 meter.

Terowongan yang berlokasi di Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat ini memiliki wesel di dalamnya serta 2 jalur kereta cepat dengan posisi DK95+472 pada inlet dan DK96+080 pada outlet. Sisi outlet dari tunnel ini akan langsung terhubung dengan Stasiun Walini.



Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai Teknologi China? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]

Ridwan Kamil akan Desain Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung
(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com