Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 16 Mei 2019 14:15 WIB

Masjid Istiqlal Direnovasi bakal Jadi Tujuan Wisata

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: (Isfari Hikmat/detikcom) Foto: (Isfari Hikmat/detikcom)
Jakarta - Perusahaan pelat merah PT Waskita Karya (Persero) resmi menjadi kontraktor renovasi Masjid Istiqlal Jakarta. Hal itu ditandai dengan perjanjian pengadaan jasa konstruksi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berlangsung Kamis (16/5/2019).

Director of Operation I Waskita Karya, Didit Oemar Prihadi mengatakan, dengan renovasi maka diharapkan menjadi destinasi wisata.

"Dengan dimulainya renovasi ini, wajah Masjid Istiqlal akan menjadi berubah seperti masjid-masjid terindah yang ada di seluruh dunia dan akan menjadi destinasi wisata di ibu kota," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/5/2019).


Proyek renovasi Masjid Istiqlal diperoleh Waskita pada tahun 2019 dengan nilai kontrak keseluruhan sebesar Rp 465 miliar. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2020.

Ruang lingkup utama pekerjaan meliputi pembangunan gedung parkir, penataan kawasan, arsitektur, interior, renovasi sistem mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP). Serta, penataan signage (simbol untuk mengkomunikasikan informasi).

Penandatanganan untuk perjanjian renovasi Masjid Istiqlal Jakarta, dilakukan oleh PPK Pelaksanaan Penataan Bangunan Strategis 2 Kusworo Darpito dan SVP Building Division PT Waskita Karya (Persero) Tbk Septiawan Andri Purwanto.

Kemudian, turut hadir dalam penandatanganan perjanjian ini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga.


Sementara, Basuki Hadimuljono mengatakan, rencana renovasi itu bermula saat Presiden Jokowi mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi berkeliling ke masjid pada tahun lalu. Setelah mengunjungi masjid, Jokowi langsung berpesan kepada Basuki untuk segera merenovasi masjid.

"Pertama saya ucapkan terima kasih Pak Lukman (Menteri Agama) beliau ownernya, kami ini tukangnya yang merenovasi. Satu perintahnya Pak Presiden setelah mengantarkan PM India Modi karena beliau merasa surprise, ternyata kondisinya memang harus direnovasi," terang Basuki.

Kemudian, kata Basuki, presiden meminta agar masjid tersebut segera direnovasi dengan baik. Jokowi ingin spesifikasinya seperti Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan, Jakarta. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed