Hadapi Arus Mudik, Tol Solo-Ngawi akan Dipasangi Gardu Satelit

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 28 Mei 2019 18:42 WIB
Foto: Fadhly Fauzi Rachman-detikFinance
Jakarta - PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) terus mempersiapkan ruas Tol Solo-Ngawi untuk arus mudik Lebaran. Ruas sepanjang 90 kilometer (km) itu diperkirakan akan dipadati 31.000 kendaraan saat arus mudik nanti.

Direktur Utama PT JSN Ari Wibowo mengatakan, peningkatan kendaraan arus mudik akan mulai terlihat di ruas Tol Solo-Ngawi pada H-7 Lebaran. Sementara puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada Jumat H-5 dan Sabtu H-4 Lebaran.

"Kita menampung dari timur dan barat. Karena dari Surabaya arusnya juga lumayan," kata Ari kantor Jasa Marga Semarang-Batang, Semarang, Selasa (28/5/2019).

Untuk memantau pergerakan arus lalu lintas kendaraan mudik Lebaran, Ari mengatakan, pihaknya akan menambah sebanyak 14 gardu satelit di gerbang tol Colomadu dan Ngemplak.


Ari mengatakan, gerbang tol Colomadu dan Ngemplak akan menjadi akses utama kendaraan, baik dari arah barat maupun timur untuk menuju ke arah Solo maupun Yogyakarta.

"Kami tambah sembilan gardu satelit di gerbang tol Colomadu dan lima gardu satelit di gardu tol Ngemplak. Sebelum H-7 gardu satelit ini sudah aktif," ujar dia.

Sementara, ada enam rest area yang disediakan di sepanjang ruas Tol Solo-Ngawi. Di sana, pemudik juga dapat melakukan top up atau penambahan saldo kartu elektronik.


Adapun keenam rest area tersebut antara lain di Km 519A, Km 519B, Km 538A, Km 538B, Km 575A dan Km 575B. Sementara itu, untuk rest area di Km 575 masing-masing masih tahap penyelesaian.

"Sarana top up sudah ada di rest area 519, 538, 575 dilengkapi ATM juga. Pemudik bisa langsung top up di rest area ini," jelasnya.

Adapun di ruas Tol Solo-Ngawi masih terdapat pintu tol dan gerbang tol yang belum dapat difungsikan pada Lebaran tahun ini lantaran masih proses penyelesaian, yaitu pintu tol Bandara Internasional Adi Soemarmo di Boyolali dan pintu tol di Sragen Timur.

(fdl/zlf)