Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 06 Jun 2019 17:00 WIB

Pemda Diajak Perbaiki Jalan Rusak Selepas Exit Tol Trans Sumatera

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Arief Ikhsanudin - detikcom Foto: Arief Ikhsanudin - detikcom
Jakarta - Pemerintah berupaya melancarkan arus mudik, termasuk setelah keluar dari tol. Salah satu contohnya memperbaiki jalan selepas pintu tol Trans Sumatera..

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setyadi, antisipasi kemacetan telah dilakukan beberapa waktu sebelum hari raya. Kala itu ia memprediksi kemacetan akan terjadi di Gerbang Tol (GT) Terbanggi Besar.

Pasalnya, GT tersebut merupakan tujuan bagi pemudik yang ingin ke arah Sumatera. Kemudian, di jalan nasional yang berada setelah keluar dari GT tersebut memiliki kondisi berlubang sehingga bisa membuat kemacetan.


"Bakauheni dari Lampung itu prediksi (macet) di Terbanggi Besar karena sebagain besar ke arah Sumatera kan keluar di situ. Nah, jalan provinsi di situ banyak lubang," ungkap dia kepada detikFinance, Kamis (6/6/2019).

Maka dari itu, pihaknya menggandeng pemerintah provinsi (Pemprov) guna memperbaiki jalan tersebut. Sehingga kemacetan dapat diantisipasi.

"Saya minta diuruk dulu jalannya. Akhirnya membantu lah, jadi ini penanganan karena saya minta dari provinsi juga," sambungnya.


Sementara itu, hingga saat ini belum terdapat laporan kemacetan yang terjadi di jalur Trans Sumatera. Hanya saja, masih ada pemudik yang tak mengetahui penggunaan jalur one way yang diterapkan.

"Masyarakat kurang informasi saat sampai baru tahu kok satu jalur. Itu berlaku saat arus mudik ke arah Sumatera dan saat arus balik ke arah Lampung," tutupnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed