Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 18 Jun 2019 16:57 WIB

Khofifah Mau Taman Edukasi di Suramadu Jadi Pusat Keuangan Syariah

Ray Jordan - detikFinance
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa/Foto: Rachman Haryanto Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengusulkan adanya Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kaki jembatan Suramadu. Taman edukasi Islam ini diperkirakan membutuhkan lahan seluas 101 hektare (ha).

Lebih jauh, Khofifah menjelaskan bahwa dari total lahan 101 ha, 20% di antaranya untuk edukasi, 30% untuk kegiatan seni dan 50% untuk objek wisata.

"Kami harap IISP akan jadi sentra diseminasi Islam secara internasional dengan Islam Wasathiyah, Islam garis tengah, Islam yang penuh damai, Islam yang penuh kasih," kata Khofifah di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/6/2019).


Museum Islam ini nantinya menganut konsep digital dengan menampilkan augmented reality. Artinya, tampilan di bagian dalam museum bisa dilihat seperti asli.

"Ada prototype dalam desain IISP di antaranya adalah Islamic Museum. Ini desainnya semuanya augmented reality. Jadi kami berharap bahwa semuanya friendly untuk milenial dan semuanya serba digital. Termasuk library juga di situ," ujar Khofifah.

Selain itu, taman edukasi ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Wali Songo. Seperti diketahui, Wali Songo merupakan mereka yang berperan penting dalam menyebarkan ajaran Islam di Jawa.

"Kami harap, dari misalnya 10 piramida yang sudah disiapkan misalnya adalah untuk Wali Songo dan yang stau kalau-kalau Gus Dur menjadi salah satu yang disiapkan," tutur Khofifah.


Wali Songo dan K. H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur direpresentasikan dalam masing-masing piramida.

"Lalu ada Sunan Kudus, saat beliau memimpin, pada Idul Adha masyarakat tidak boleh sembelih sapi. Karena kalau sembelih sapi ada umat Hindu yang sensitif. Maka kalau mau Idul Adha sembelihlah kerbau. Format-format kearifan seperti antara lain yang kami ingin kuatkan di Museum yang bentuknya Piramida d IISP," tambahnya.

Lebih jauh lagi, IISP diharapkan bisa menjadi pusat keuangan syariah dunia.

"Tapi basically, kami ingin memanggil keuangan syariah dunia. Jadi basis dan visi besarnya kami ingin panggil dan jadikan IISP sebagai gravitasi keuangan syariah dunia dan jadi sentranya ada di Indonesia, dan Jatim di bagian pintu masuk madura," katanya.


Khofifah Mau Taman Edukasi di Suramadu Jadi Pusat Keuangan Syariah
(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed