Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 24 Jun 2019 16:20 WIB

Bakal Ada 7 Bandara Baru Dibangun Tahun Depan

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah berencana membangun sejumlah bandara baru di 2020. Pembangunan bandara ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menggenjot infrastruktur.

Hal itu dibahas dalam rapat panja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama perwakilan Kementerian PPN/Bappenas hari ini yang membahas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Prioritas Anggaran Tahun 2020.

"Pengembangan bandara untuk mendukung koridor utama dan ke kawasan prioritas nasional melalui pembangunan 7 bandara baru, dan bandara yang ditingkatkan kapasitasnya sebesar 46 lokasi," kata Deputi Sarana dan Prasarana Bappenas Kennedy Simanjuntak dalam rapat panja di Ruang Rapat Banggar, Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Selain transportasi udara, yang juga jadi perhatian pemerintah adalah transportasi laut. Berkaitan dengan itu akan dikembangkan pelabuhan dengan standar kedalaman alur pelayaran di 9 lokasi, serta pengembangan pelabuhan hub di 1 lokasi.


"Pembangunan pelabuhan yang mempunyai standar kedalaman alur pelayaran di 9 lokasi dan pembangunan pelabuhan yang memenuhi standar hierarki pelabuhan utama pada 1 lokasi," jelasnya.

Transportasi berbasis rel juga jadi prioritas pemerintah, yang mana pada tahun depan akan dibangun 275 km jalur kereta api lintas utama termasuk jalur ganda dan reaktivasi rel lama. Selain itu akan dilakukan peningkatan terhadap rel kereta api lintas utama sepanjang 225 km.

"Jalur kereta api lintas utama yang dibangun sebesar panjang 275 km termasuk reaktivasi jalur yang ada, dan jalur kereta api lintas utama yang ditingkatkan sepanjang 225 km," tambahnya.


Di Mana Lokasi Bandara Baru?

Kennedy mengatakan, saat ini rincian lokasinya belum ditetapkan, namun prioritasnya adalah kawasan timur Indonesia.

"(Prioritas lokasi pembangunan 7 bandara baru di) timur. (Timurnya mana) belum tahu, masih perlu didiskusikan," katanya.

Pembangunan bandara baru difokuskan di wilayah timur lantaran konektivitas di sana masih rendah.

"Iya masih rendah kan. Kan tol laut sudah kita bangun, yang berikutnya adalah tol udara," jelasnya.

Kata dia, ketujuh bandara yang akan dibangun tahun depan adalah bandara perintis. Kemungkinan pembangunannya menggunakan anggaran pemerintah walaupun tidak menutup kemungkinan melibatkan swasta dengan skema kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

"Ada yang KPBU, ada yang (menggunakan anggaran) pemerintah. Kalau (bandara) perintis biasanya pemerintah," jelasnya.

Untuk besaran investasi yang dibutuhkan, dia belum bisa menyebutkan. Hal itu masih perlu dibahas lebih lanjut.


Bakal Ada 7 Bandara Baru Dibangun Tahun Depan
(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed