Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Jul 2019 18:03 WIB

Sudah Rampung, Bendungan Raknamo Belum Bisa Dimanfaatkan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Poo/Kementerian PUPR Foto: Poo/Kementerian PUPR
Jakarta - Bendungan Raknamo di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Pasalnya saat ini tengah dilakukan pembangunan jaringan air baku.

"Memang biasanya bendungan setahun masih ada masa jeda harus tes karena air surut, air naik, air surut bendungan itu bisa mengalami kelongsoran," kata Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Hari Suprayogi dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Hari menjelaskan bahwa bendungan ini multi fungsi untuk memenuhi irigasi, air baku, menampung air dan mengurangi risiko banjir, pariwisata hingga PLTA.



Dari ragam manfaat tersebut, Bendungan Raknamo sudah bisa menyuplai air untuk kebutuhan irigasi. Hari pun membantah jika bendungan tersebut tidak berfungsi.

"Memang ini air baku Kupang ini sekarang sedang kita laksanakan. Kalau nggak berfungsi, saya kira berfungsi lah. PLTA belum, nanti akan kita tawarkan. Irigasi sudah bisa," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga sedang mengebut pembangunan Bendungan Karian di Lebak, Banten Bendungan ini ditargetkan selesai di 2020. Pasokan air dari bendungan ini nanti bisa dimanfaatkan bagi warga Jakarta hingga Tangerang

"Sebagian dibawa ke Jakarta Barat, Tangerang, Serpong sebagian suplai Jakarta," tuturnya.




Sudah Rampung, Bendungan Raknamo Belum Bisa Dimanfaatkan


Simak Video "Bendung Lekopancing Kering, Warga Maros Terancam Krisis Air"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com