Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 02 Agu 2019 16:54 WIB

Marak Penembakan, Rute Jalan Trans Papua Diubah

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dok. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Foto: Dok. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengubah rute jalan Trans Papua yang akan dibangun. Revisi terhadap trase jalan tersebut mempertimbangkan faktor keamanan di lokasi yang semula akan dilewati proyek jalan nasional itu.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan, rute yang bakal diubah dari rencana semula adalah Wamena-Nduga-Mumugu sepanjang 190 kilometer (km).

"Kita sudah mengusulkan penggantian yang Nduga. Yang Nduga ini kan kita tidak bisa tahu faktor keamanan. Kita coba ubah ke Jayapura-Wamena. Panjangnya 200 km," kata dia di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

Pihaknya pun menghitung perubahan rute tersebut, mulai dari cakupan biaya, keterjangkauan, risiko, rute pengadaan, dan jadwal proyek sehingga dapat disetujui.



"Ya iya, kita hitung kembali kan berapa outline business case-nya sampai ke financial business-nya," sebutnya.

Setelah dihitung, tak ada perubahan biaya dengan diubahnya rute jalan Trans Papua. Hanya panjang jalannya saja yang berubah.

"Nduga Papua itu kalau nggak ((salah) sekitar Rp 800 miliar ya. Jayapura-Wamena sama. Yang jelas itu kan faktor keamanan. Jangan sampai orang bekerja dengan keamanan rendah, kan risikonya siapa yang nanggung. Tidak bisa duga, karena kita tidak bisa menilai sebuah nyawa," tambahnya.


Mundur ke belakang, para pekerja proyek Trans Papua dibunuh secara kejam di Nduga, Papua, pada awal Desember 2018. Pelakunya disebut-sebut adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Peristiwa itu terjadi pada 1 Desember 2018. Mulanya disebut ada 31 pekerja yang tewas. Namun keterangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian korban tewas aksi keji KKB berjumlah 20 orang. Sebanyak 19 orang merupakan pekerja proyek dan 1 orang adalah prajurit TNI.


Marak Penembakan, Rute Jalan Trans Papua Diubah


Simak Video "Tembus Daerah Konflik, PMI Antar Bantuan ke Warga Nduga"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com