Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 31 Agu 2019 12:15 WIB

PUPR: Holtekamp Belum Bisa Diresmikan karena Masalah Lahan

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Arief Budi Mulyanto, birokompu kementerian PUPR Foto: Arief Budi Mulyanto, birokompu kementerian PUPR
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan Jembatan Holtekamp di Papua belum bisa diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena persoalan lahan.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja mengatakan saat ini masih terdapat permasalahan lahan di bagian jalan akses.

"Iya (Holtekamp belum bisa diresmikan), karena masalah tanah. Holtekamp itu kan ada bentang utama, ada jalan pendekat, dan jalan akses. Kalau fisiknya sudah selesai. Bentang utama, jalan pendekatnya sudah. Yang belum itu jalan akses," kata Endra kepada detikFinance, Jakarta, Sabtu (31/8/2019).


Endra menjelaskan, ada sebagian lahan di jalan akses yang belum dibayar ganti ruginya ke masyarakat. Hal itu, kata Endra, menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jayapura.

"Jalan akses itu bukannya belum selesai, tapi ada sebagian yang belum diselesaikan pembayaran tanahnya. Itu tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota, Jayapura. Itu komitmen daerah untuk menyelesaikan," jelasnya.

Lebih lanjut Endra mengatakan, sejatinya konstruksi Jembatan Holtekamp sudah selesai dikerjakan, bahkan sudah bisa digunakan. Karena itu, peresmian hanya tinggal menunggu penyelesaian pembayaran lahan.

"Konstruksi sudah selesai, itu jembatan sudah bisa digunakan. Cuma ada pembayaran tanah, saya lupa berapa banyak bidangnya, tapi itu kira-kira Rp 26 miliar," katanya.



Simak Video "Kementerian PUPR Optimalkan Waduk untuk Antisipasi Kekeringan "
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com