Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 13 Sep 2019 15:42 WIB

JK Sebut Kereta Kencang JKT-SBY Bakal Jadi Saingan Pesawat

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Dok. INKA Foto: Dok. INKA
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menilai Kereta Kencang Jakarta-Surabaya bakal menjadi pesaing pesawat. Pasalnya total waktu yang dibutuhkan kedua transportasi tersebut dari Jakarta ke Surabaya hampir sama terhadap penumpang.

JK mencontohkan, naik pesawat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) ke Bandara Internasional Juanda di Surabaya memang hanya memerlukan sekitar 1 jam perjalanan.

Tapi jika ditambah waktu menuju bandara, menunggu pesawat, hingga menunggu barang bawaan, dan waktu keluar dari bandara, secara total bisa 5 jam. Itu sama dengan waktu tempuh yang direncanakan untuk Kereta Kencang Jakarta-Surabaya.

"Dari Cengkareng 1 jam, dengan catatan tidak macet. Anda menunggu setengah jam, naik pesawat 1 jam, ambil barang setengah jam, sudah 4 setengah jam. Ke rumah setengah jam, (totalnya) 5 jam," kata JK di JCC, Jakarta, Jumat (13/9/2019).



Jadi yang akan terjadi nanti, persaingan bukan lagi antar sesama maskapai, melainkan antara maskapai dengan kereta api.

"Kalau naik kereta api 5 jam, anda naik di Gambir tiba di Pasar Turi 5 jam, persis sama. Jadi nanti akan terjadi persaingan sistem lagi. Bukan persaingan antara Citilink dengan Lion Air, tapi persaingan antara kereta api dengan pesawat," jelasnya.

JK juga mengungkapkan alasan kenapa Indonesia harus membangun segera Kereta Kencang Jakarta-Surabaya. Tujuannya agar orang-orang lebih cepat berpindah lokasi.

"Karena kalau Surabaya-Jakarta sudah 5 jam, nanti mungkin 3 atau 4 tahun ke depan, akan sama waktu yang dipakai untuk naik pesawat terbang," tambahnya.


JK Sebut Kereta Kencang JKT-SBY Bakal Jadi Saingan Pesawat
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com