Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 20 Sep 2019 10:35 WIB

Kemenhub Belum Terima Proposal Ubah Nama Kertajati Jadi BJ Habibie

Hendra Kusuma - detikFinance
BIJB/Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa BIJB/Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum menerima proposal pengubahan nama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kertajati, Majalengka dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. BIJB rencananya mau diubah menjadi Bandara BJ Habibie.

Hal itu diungkapkan oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana Banguningsih Pramesti saat dihubungi detikcom, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

"Belum ada usulan perubahan nama secara formal," kata Polana.


Dia mengaku pengubahan nama Bandara Kertajati menjadi Bandara BJ Habibie bisa dilakukan. Namun, proposal yang diajukan harus sesuai dan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

"Sepanjang memenuhi persyaratan (bisa)," jelas dia.

Sebelumnya, sosok Presiden Indonesia ke-3 RI BJ Habibie dianggap layak dan memiliki peran penting dalam perkembangan industri dirgantara tanah air. Selain itu, nama BJ Habibie ramai diusulkan di media sosial.

"Saya sudah dengar, memang sejalan dengan apa yang saya pikirkan. Hanya butuh proses saja. Saya kira ide baik ini akan follow up," kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Bandung, Senin (16/9/2019).


Dia menyebut, nama BJ Habibie layak untuk diabadikan menjadi nama bandara. Apalagi masa muda sosok jenius tersebut tidak bisa dilepaskan dari Kota Bandung, Jawa Barat.

RK sapaan akrab Ridwan Kamil mengaku akan membahas wacana ini bersama DPRD. Karena menurutnya untuk menamakan sesuatu terutama yang penting butuh kesepakatan dengan semua pihak.



Kemenhub Belum Terima Proposal Ubah Nama Kertajati Jadi BJ Habibie


Simak Video " Penampakan Bandara Kertajati yang Masih Sepi Penumpang"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com