Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 01 Okt 2019 18:28 WIB

KCI Hitung Kerugian Imbas Demo Rusuh di Jakarta

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Operator KRL Commuter Line, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) masih menghitung kerugian imbas demonstrasi yang berujung ricuh kemarin. Aksi massa di sekitar Gedung DPR RI juga berdampak pada fasilitas milik KCI.

"Kami belum menghitung itu, yang penting sekarang pelayanan, keselamatan, dan keamanan," tutur Direktur Utama KCI Wiwik Widayanti di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Ia menjelaskan per harinya KCI menjalankan KRL sebanyak 958 perjalanan, namun karena ada aksi demonstrasi sejumlah perjalanan dibatalkan.

"Jadi misalnya contohnya di Palmerah kondisinya sudah tidak kondusif ya yang dari arah barat seperti Rangkas, Parung, Serpong kami berhentikan hanya sampai Kebayoran," tuturnya.



Wiwik mengatakan kerusakan yang sudah terdeteksi antara lain adalah gate KRL di Stasiun Karet dan Stasiun Palmerah yang diduga kepanikan para massa akibat gas air mata. Sedangkan untuk rangkaian KRL tidak ada yang terdampak.

Guna mengantisipasi hal tersebut, KCI menambah pasukan pengamanan di lokasi yang diwaspadai seperti Stasiun Palmerah.

"Jadi kami punya 100 orang BKO ya bantuan Marinir ditambah dengan Polisi khusus yg dari Daop 1 dan dari pengamanan internal KCI juga ada," ujarnya.



Simak Video "1 Desember 2019, Perjalanan KRL Ditingkatkan Hingga Tutup Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com