Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 22 Okt 2019 13:45 WIB

Calon Kuat Menteri PUPR, Basuki Targetkan Bangun 2.500 Km Jalan Tol

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Basuki Hadimuljono merapat ke Istana (Andhika Prasetia/detikcom) Foto: Basuki Hadimuljono merapat ke Istana (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Basuki Hadimuljono dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana siang ini, Selasa (22/10/2019). Ia menjadi calon Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pemerintahan Jokowi jilid II.

Di pemerintahan Jokowi jilid II, pembangunan infrastruktur masih jadi prioritas. Pemerintah masih akan membangun ribuan kilometer tol dalam 5 tahun ke depan.

Dalam catatan detikcom, Basuki yang sebelumnya menjadi Menteri PUPR mengatakan, target pembangunan tol 5 tahun ke depan akan lebih tinggi dari periode pertama.

"Kalau dijumlah seluruh project pipeline baik sifatnya penugasan seperti Trans Sumatera, maka tidak kurang 2.500 km jalan tol akan dibangun dalam 5 tahun ke depan," kata Basuki dalam acara diskusi di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (27/9/2019).


Dalam rencana strategis 2014-2019, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol hingga dapat dioperasikan sepanjang 1.060 km. Namun dalam perjalanannya, pemerintah mengevaluasi rencana tersebut dan menaikkan target panjang pengoperasian sampai 2019 menjadi 1.852 km.

Untuk 5 tahun depan, pemerintah akan membangun fokus menyelesaikan pembangunan di luar pulau Jawa. Terutama, untuk menyelesaikan Tol Trans Sumatera.

"Komitmen konektivitas Pak Jokowi 5 tahun ke depan pertama Aceh sampai Bakauheni tersambung," tambahnya.

Basuki memperkirakan kebutuhan dana untuk membangun tol sepanjang 2.500 km selama 2020-2024 sekitar Rp 250-375 triliun.



Simak Video "Basuki Jabat Menteri PUPR: Presiden Minta Lanjutkan Infrastruktur"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com