Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 28 Okt 2019 15:52 WIB

Diresmikan Jokowi, Ini yang Perlu Diketahui dari Jembatan Youtefa

Yakob Arfin - detikFinance
Jembatan Youtefa/Foto: Dok. Kementerian PUPR Jembatan Youtefa/Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Jembatan Holtekamp atau Youtefa sebagai jembatan terpanjang di Papua dengan tipe pelengkung baja hari ini diresmikan Presiden Joko Widodo. Jembatan yang terletak di Teluk Youtefa ini dibiayai dari dana SBSN/Sukuk Negara sebesar Rp 1,3 triliun dan dilengkapi dengan kontribusi dana APBD Provinsi Papua dan Kota Jayapura sebesar Rp 500 miliar.

Pembiayaan dari SBSN dengan nilai Rp 1,3 Triliun tersebut dilaksanakan dengan skema Multi Years Contract (MYC) mulai tahun anggaran 2015 sampai dengan 2019.

"Jembatan ini menghubungkan Holtekamp dengan Hamadi dengan panjang rentang Jembatan 1.332 meter (732 meter jembatan dan 600 meter pile slab) dan jalan akses jembatan sepanjang 9.950 meter, dengan lebar jalan 16 meter. Jembatan ini memiliki Tipe Jembatan Utama Pelengkung (Continous Steel Arch Bridge) dan Pondasi Jembatan Utama Bored Pile," tulis Kemenkeu dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Senin (28/10/2019).


Keberadaan Jembatan Holtekamp telah mempersingkat waktu tempuh dari Kota Jayapura ke perbatasan Skouw (perbatasan dengan Papua Nugini) dari 2,5 jam menjadi 1 jam sehingga mendukung peningkatan mobilitas sumber daya ekonomi.

Selain menjadi sarana perhubungan yang memberikan keuntungan logistik, jembatan ini juga ramai dijadikan obyek wisata oleh warga sekitar.

Pembangunan Jembatan Holtekamp merupakan kolaborasi antara Pemerintah Pusat Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kota Jayapura. Kementerian PUPR berperan dalam pembangunan dan pemasangan bentang utama jembatan sepanjang 400 meter, konstruksi jembatan pendekat sisi Hamadi-Holtekamp sepanjang 93 meter (sisi Hamadi 33 meter, sisi Holtekamp 60 meter), dan Jalan Pendekat Jembatan sisi Hamadi-Holtekamp sepanjang 9.950 meter.

Sementara itu Pemerintah Provinsi Papua berperan dalam pembangunan jembatan pendekat sisi holtekamp beserta pile slab sepanjang 840 meter. Sedangkan Pemerintah Kota Jayapura berkontribusi dalam pembangunan jalan pendekat sisi Hamadi sepanjang 320 meter.


Pelaksanaan pembangunan jembatan ini dilakukan oleh BUMN Karya, yaitu konsorsium kontraktor PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya, dan PT Nindya Karya.

Dua Bentang tengah Jembatan Holtekamp ini dipabrikasi di PT PAL Indonesia di Surabaya, kemudian dikirim menggunakan kapal laut dengan menempuh perjalanan sejauh 3.200 kilometer dalam waktu 19 hari. Pemasangan bentang pertama dilakukan pada 21 Februari 2018 sedangkan bentang kedua dipasang pada 15 Maret 2018 dengan waktu pemasangan kurang lebih 6 jam.

Atas inovasi ini, MURI memberikan dua penghargaan yaitu Pengiriman Rangka Baja Pelengkung Bagian Tengah secara utuh dengan jarak terjauh dan pengangkatan rangka baja jembatan dalam keadaan utuh terpanjang.

Simak Video "Niat Selfie, Pemuda Tewas Terjatuh dari Jembatan Youtefa"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com