Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 21 Nov 2019 07:10 WIB

Rencana Besar Bangun Jaringan Kereta di Ibu Kota Baru Rp 209 T

Vadhia Lidyana, Vadhia Lidyana - detikFinance
Halaman 1 dari 2
Foto: Kementerian PUPR Foto: Kementerian PUPR
Jakarta - Pemerintah tengah menggarap perencanaan pembangunan ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam rencana tersebut, pemerintah juga akan membangun sejumlah moda transportasi canggih. Untuk pembangunan transportasi berbasis rel atau perkeretaapian sendiri, membutuhkan biaya hingga Rp 209,6 triliun.

"Pembangunan transportasi perkeretaapian diperkirakan membutuhkan biaya Rp 209,6 triliun," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djoko Sasono dalam rapat kerja dengan Pansus IKN dan Komisi V DPR RI, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Biaya pembangunan fasilitas moda transportasi perkeretaapian juga akan digunakan untuk membangun stasiun, kereta api subway atau bawah tanah, KRL, jalur kereta api, dan pengadaan kereta listrik.

Menurut Djoko, meski angka tersebut masih hitungan awal, Kemenhub memperkirakannya berdasarkan seluruh proyek sarana perkeretaapian yang sudah terbangun di Indonesia.

"Ini kan baru hitung-hitungan sementara. Nanti juga ada dari kajian Bappenas dan segala macam, baru akan kita hitung kembali. Jadi ini berdasarkan pengalaman kita, selama kita melakukan pembangunan di Indonesia," terang Djoko.

Ia mengakui, di antara moda transportasi lain memang untuk kereta api menelan biaya terbesar. Pasalnya, kereta api ini akan menggunakan teknologi canggih sesuai dengan konsep ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim), yakni smart city.

"Yang pasti tentunya ini pembangunan baru dan segala macam, dan teknologi yang kita buat itu kan smart city," imbuh Djoko.

Perlu diketahui, biaya untuk pembangunan moda transportasi laut diperkirakan hanya menelan biaya Rp 1,37 triliun. Sedangkan, untuk transportasi darat diperkirakan membutuhkan biaya Rp 4,07 triliun, dan pengembangan transportasi udara Rp 7,35 triliun.

Lanjut ke halaman berikutnya >>> (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com