Mantap! B20 Mampu Hemat Devisa Rp 35 T

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 27 Nov 2019 12:12 WIB
Foto: Achmad Dwi Afriyadi
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa program mandatori biodiesel 20% (B20) mampu menghemat devisa mencapai Rp 35,58 triliun.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa capaian tersebut tercatat sampai kuartal III-2019. Devisa yang berhasil dihemat Rp 35,58 triliun atau setara US$ 2,37 miliar.

"Pemanfaatan biodiesel dalam negeri sampai triwulan III-2019 sebesar 4,63 juta kiloliter (kl), menghemat devisa sekitar US$ 2,37 miliar atau Rp 35,58 triliun," kata Arifin di ruang rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Rabu (27/11/2019).


Arifin mengatakan, total produksi biodiesel mencapai 6,26 juta kl atau sudah mencapai 82% dari target 7,37 juta kl.

B20 merupakan program pemerintah yang mewajibkan pencampuran 20% biodiesel dengan 80% bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Program ini mulai diimplementasikan pada 1 September 2018.

"Kebijakan mandatori B20, produksinya sudah 6,26 juta kl atau 82% dari target produksi sebesar 7,37 juta kl," ungkap dia.



Simak Video "Pandemi Corona, Harga CPO dan Emas Naik!"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/das)