Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 29 Nov 2019 17:03 WIB

Niatan Astra untuk Lenyapkan 'DNA' Malaysia di Tol Cipali

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Tol Cipali Macet di KM 78 (Dok @LintasMarga) Foto: Tol Cipali Macet di KM 78 (Dok @LintasMarga)
Jakarta - PT Astra Tol Nusantara (ASTRA Infra) akhirnya mewujudkan niatnya untuk memiliki seutuhnya tol Cikopo-Palimanan (Cipali). PLUS Expressways International Berhad (PEIB), anak usaha UEM Group Berhad telah resmi menjual 55% sahamnya di PT Lintas Marga Sedaya (LMS).

ASTRA Infra sendiri bukanlah inisiator dari berdirinya tol Cipali. Tol ini awalnya memang diinisiasikan oleh investor asal Malaysia, PEIB. Saat itu porsi kepemilikannya 55% sisanya dimiliki PT Baskhara Utama Sedaya (BUS) sebanyak 45% dengan hak konsesi 35 tahun.

BUS sendiri awalnya merupakan konsorsium yang terdiri dari PT Bukaka Teknik Utama dan PT Baskhara Lokabuana, dan PT Interra Indo Resources yang merupakan anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) yang dimiliki Sandiaga Uno.

Lalu, pada 18 Januari 2017 Saratoga menjual saham BUS (45%) ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Kemudian, saham tersebut dibeli oleh ASTRA Infra.

Anak usaha dari Astra Internasional Tbk ini merasa tak puas hanya memiliki sebagian dari tol Cipali. Bulan lalu Direktur PT Astra Tol Nusantara Kris Ade Sudiyono memberikan sinyal bahwa UEM Group bakal melepas seluruh sahamnya di tol tersebut yang nantinya akan diambil alih oleh Astra Infra.


"Yang jelas kita memang sedang ada proses dengan existing shareholder which is UEM Group untuk melakukan diskusi transfer of share 55% sahamnya dia. (Targetnya) tahun ini," kata dia di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (29/10/2019) yang lalu.

Saat itu Kris mengatakan bahwa ASTRA Infra akan merealisasikan niatan itu dengan menggandeng mitra. Akhirnya niat itu terealisasikan.

Pada 28 November 2019 dilakukan penandatanganan perjanjian pembelian 55% seluruh saham milik PEIB di LMS melalui PT Baskhara Utama Sedaya (BUS) bersama-sama dengan Canada Pension Plan Investment Board (CPPIB).

Dengan selesainya proses akuisisi ini, maka saham LMS kini seluruhnya dimiliki oleh ASTRA Infra 55% dan CPPIB 45%.



Simak Video "7 Orang Tewas, Begini Kerusakan 2 Bus yang Tabrakan di Tol Cipali"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com