Saluran Irigasi Rp 3 M Dibangun di Perbatasan RI-Malaysia

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 16 Des 2019 08:00 WIB
Ilustrasi foto Tarakan (Pradita Utama/detikcom)
Tarakan - Pembangunan saluran irigasi di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dibangun melalui padat karya tunai. Pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) tersebut dibangun melibatkan petani setempat.

"Itu upaya dari pemerintah untuk bantu petani atau P3A, Perhimpunan Petani Pemakai Air itu untuk peningkatan jaringan irigasi. Memberikan bantuan tunai tapi mereka harus buat sendiri padat karya," kata Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Ditjen SDA Kementerian PUPR Anang Muchlis di Tarakan, Senin (16/12/2019).

Anang menjelaskan pembangunan saluran irigasi tersebut memanfaatkan sumber air dari mata air terdekat. Saluran yang sebelumnya dibuat seadanya, kini dibuat lebih modern.

"Ada yang ambil dari mata air, ada yang ambil dari sungai kecil dialirkan untuk masuk ke sawah," tambahnya.


Pembangunan saluran irigasi ini totalnya 510 meter dan satu cek dam di 16 desa kecamatan Krayan. Jika ditotal, biaya pembangunannya mencapai Rp 3,2 miliar. Masing-masing saluran irigasi membutuhkan dana sekitar Rp 200 juta yang saat ini progresnya sudah 80%.

"Di satu lokasi 30 orang kadang 40 orang. Mereka bekerja tiga bulan mungkin dari akhir September," katanya.

Proyek P3TGAI ini rencananya akan ditinjau oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (18/12) mendatang. Kehadiran saluran irigasi ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas petani di Krayan, perbatasan Indonesia-Malaysia.



Simak Video "Curcol Pilih Jadi Musisi yang Idealis Atau Money Oriented?"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ang)