Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 20 Des 2019 13:35 WIB

Jokowi Mau Bangun 4 Pos Perbatasan Baru Rp 1 Triliun di Kaltara

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Muchlis Jr/Setpres
Jakarta - Presiden Jokowi kembali menambah pembangunan pos lintas batas negara (PLBN) di perbatasan. Kali ini sebanyak empat PLBN segera dibangun di Kalimantan Utara (Kaltara). Keempat PLBN tersebut adalah PLBN Long Midang, Long Nawang, Sei Pancang, dan Labang.

Kepala Satuan Kerja Prasarana Permukiman Provinsi Kalimantan Utara Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Thamrin Husein mengatakan PLBN Long Midang, Long Nawang dan Sei Pancang akan dibangun 27 Desember 2019, sedangkan PLBN Labang dilelang dan dibangun tahun depan.

"Tiga yang fisik, satu DED Labang. Yang fisik, Kaltara semua ada tiga fisik yaitu Long Midang, Long Nawang dan Sei Pancang atau Sebatik. Dan tambah satu DED detail engineering design itu Labang tipe C," kata Thamrin di Krayan, Nunukan, Jumat (20/12/2019).

Thamrin menjelaskan, PLBN Long Nawang dan Labang dibangun pos tipe C. Kemudian PLBN Long Midang dan Sei Pancang diabngun pos tipe B karena jumlah pelintasnya lebih banyak.

"Labang tipe C. Long Nawang juga masih tipe C. Long Midang tipe B, Sei pancang tipe B karena pelintasnya lebih banyak," ujarnya.



Pembangunan keempat PLBN memakan biaya sekitar Rp 1 triliun. Masing-masing menelan biaya sekitar Rp 200-an miliar.

"Rp 245 miliar. (Labang) Rp 230 miliar," katanya

Ketiga PLBN yang dibangun tahun ini selesai pada Mei 2021. Sedangkan Labang kemungkinan selesai di 2022 karena baru dibangun tahun depan.

Fasilitas PLBN

Lebih jauh Thamrin menjelaskan fasilitas apa saja yang akan dibangun di kompleks PLBN. Seperti PLBN yang sudah dipercantik sebelumnya, pos batas negara juga akan dibangun pos induk, kantor Imigrasi, Karantina,

"Pembangunan di dalam adalah termasuk pos induk CIQ (Customs, Immigration and Quarantine) dan dicap stempel paspor pelintas," tuturnya.

Pos di perbatasan negara juga akan dibangun pasar, masjid, dan wisma. Pelintas yang tiba di PLBN saat malam bisa menginap sementara sebelum melanjutkan perjalanan.

"Akan terbangun pasar, masjid serta wisma Indonesia bagi umum pelintas bermalam di situ," kata Thamrin.



Simak Video "Jokowi: Larangan Mudik Difokuskan Hingga Arus Balik"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com