Bangun Jalan Tol Sudah Banyak, Angkutan Umum Kapan Pak Jokowi?

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 26 Des 2019 07:00 WIB
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pembangunan infrastruktur merupakan program kerja terbesar dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejak masa pemerintahannya, orang nomor satu di Indonesia itu tercatat telah meresmikan beberapa proyek infrastruktur bergengsi.

Jenis proyek yang dioperasikan juga bervariasi, mulai dari proyek transportasi umum, jalan, hingga jembatan. Bahkan sampai saat ini, ada beberapa proyek yang tengah dalam pengerjaan dan ditargetkan siap dioperasikan tahun depan alias 2020.

Lantas apa yang harus dilakukan pemerintah ke depan dalam hal infrastruktur?

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengingatkan Jokowi agar berhenti membangun tol di Jawa. Menurutnya, tol yang ada sekarang sudah cukup.

"Di Jawa tuh mau bangun tol lagi udah lah nggak usah dibangun tol di Jawa. Jadi tol yang sudah ada cukup lah nggak usah nambah-nambah lagi," kata Djoko saat dihubungi detikcom, Rabu (25/12/2019).

Ini mau nambah lagi kan Jogja-solo, Jogja-Semarang, Jogja-Cilacap. Jalan Jogja-Cilacap yang selatan-selatan saja belum digunakan, kan mubazir," sambungnya.

Alasannya, proyek tersebut dianggap bisa menggerus lahan-lahan produktif serta menutup sumber mata air.

"Jawa itu melimpah tanahnya subur, kalau dibangun tol habis lah lahan pertanian itu. Kemudian sumber airnya juga habis, gimana nanti?" tanyanya.

Seharusnya, kata Djoko, pemerintah mengaktifkan jaringan kereta api, bukannya jalan tol. Mengingat gerak perpindahan orang di Jawa sangat padat.

"Lebih baik di Jawa itu diaktifkan semua jaringan kereta api yang non aktif, itu lebih mending karena mobilitas orangnya banyak," sebutnya.

Jokowi pun diminta sediakan angkutan.