Jokowi Perintahkan Normalisasi Sungai Jalan Terus, Ini Kata Anies

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 08 Jan 2020 20:34 WIB
Kepala daerah, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rapat penanganan banjir/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat bersama kepala daerah soal penanganan banjir. Hadir dalam rapat itu antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dalam rapat tersebut, Jokowi menegaskan normalisasi sungai di Jakarta, tak hanya Ciliwung, harus jalan. Lantas, apa respons Anies terhadap perintah Jokowi?

Anies menilai normalisasi atau naturalisasi merupakan program jangka panjang yang akan dilaksanakan Pemprov DKI Jakarta. Untuk saat ini, pihaknya masih fokus terhadap evakuasi korban banjir.

"Nanti itu jangka panjang. Jadi sekarang jangka pendek penanganan kepada korban," jelas dia di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/1/2020).


Bahkan, Anies pun sudah berdiskusi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengenai program normalisasi atau naturalisasi sungai.

"Tadi pagi saya dengan Menteri PUPR bahas ini juga, jadi memang pada akhirnya kita harus duduk sama-sama supaya komprehensif dari hulu sampai hilir. Pelebaran sungai cuma kita bicara hilir, padahal di sana (hulu), memang menarik untuk klik, ya kan," tambah Anies.

Selain itu, Anies menambahkan Pemprov DKI Jakarta juga akan mempercepat penyelesaian proyek sodetan. Hal itu menyusul sudah ada kesepakatan dengan warga sekitar untuk pembebasan lahan.

"Jadi tentang sodetan Ciliwung itu pada pertengahan Desember kemarin pembicaraan dengan warga sudah selesai, dan sekarang kita mulai pada fase appraisal dan baru kemudian transaksi untuk tanah, dengan itu sudah tuntas. Nanti insya allah PUPR bisa langsung berikan pembayaran kemudian mulai penggarapan," tutur mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Jokowi periode pertama.

Jokowi Perintahkan Normalisasi Sungai Jalan Terus, Ini Kata Anies




Simak Video "Anies Fokus Evakuasi Korban Dulu Sebelum Bicara Pencegahan"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/hns)