Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Jan 2020 10:33 WIB

Anies Mau Rombak Stasiun Tanah Abang hingga Senen, Jadi Apa?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Stasiun Tanah Abang/Foto: lamhot aritonang Stasiun Tanah Abang/Foto: lamhot aritonang
Jakarta - PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) bakal merombak empat stasiun KRL eksisting menjadi kawasan transit terpadu alias Transit Oriented Development (TOD).

Stasiun-stasiun tersebut di antaranya Stasiun Juanda, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Sudirman. Nantinya, kawasan di stasiun-stasiun tersebut akan terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti Transjakarta, angkutan umum (angkot), Jak Lingko, MRT, LRT, dan kereta bandara Railink.

"Jadi ada empat stasiun yang nampak beda. Stasiun Senen, Juanda, Tanah Abang, dan Sudirman itu nanti orang merasakan terintegrasi," jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (10/2020).

Menanggapi Anies, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar dalam fasilitas TOD ini, shelter ojek online (ojol) juga diikutsertakan.

"Dengan terlibatnya DKI maka tentu antarmoda menjadi keharusan. Ada Kopaja, angkot, dan jangan lupa ada ojol. Oleh karena itu saya minta desain empat stasiun itu tolong mereka diakomodasi. Karena de facto keberadaan ojol tidak bisa dipungkiri," ujar Budi dalam kesempatan yang sama.


Menjawab permintaan itu, Anies mengatakan, tak hanya ojol yang masih jadi persoalan dalam penataan stasiun. Sehingga, pihaknya akan mengajak setiap perusahaan transportasi untuk terlibat dalam pengelolaan TOD PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek.

"Yang selama ini terjadi adalah tidak ada pengelolaan jadi satu. Tidak ada. Jalannya dikelola DKI, dalam stasiunnya dikelola oleh PT KAI, kemudian angkutan yang lewat situ dikelola oleh PT TJ, kemudian ojol yang di situ dikelola oleh PT-PT Ojol. Ini sekarang jadi satu. Siapa? PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, kendalinya ada di DKI," jawab Anies.

Anies mengatakan, targetnya bulan Maret ini keempat stasiun tersebut sudah selesai disulap menjadi TOD.

"Kalau Maret sudah harus jadi mungkin pembangunannya sudah mulai kemarin ya" tutup Anies sambil tertawa.



Simak Video "Bubarkan Diri, Massa Kontra Anies Dikawal Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com